KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pasca kejadian polwan bakar suami di rumah dinas Asrama Polisi (Aspol) Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto akhir pekan lalu, kawasan asrama hingga kini dijaga ketat.
Peningkatan pengamanan aspol itu terjadi sehari sejak kejadian yang mengegerkan Mojokerto itu terjadi Sabtu (8/6) malam.
Kawasan aspol yang berada di tengah kota itu tampak berbeda dari biasanya. Keluar masuk kendaraan maupun penghuni kini tak sebebas sebelumnya.
Terdapat personil kepolisian yang menjaga di pintu keluar masuk asrama.
Sejumlah personil Satsabhara Polres Mojokerto Kota tampak siaga pada tiga pintu masuk aspol.
Mereka mengenakan seragam komplit perlengkapan pengamanan. Akses juga dilengkapi portal. ’’Itu untuk menjaga keamanan aspol,’’ ungkap Kasatsabhara Polres Mojokerto Kota AKP Anang Leo.
Menurutnya, sejumlah personil disiagakan selama 24 jam. Personil bergantian menjaga dan berkeliling di asrama secara periodik.
’’Kita juga menjaga kenyamanan warga di dalam aspol dan juga menjaga TKP (tempat kejadian perkara),’’ terangnya.
Area TKP polwan bakar suami berada di blok J berada di bagian dalam aspol. Akses ke lokasi dibatasi.
Baca Juga: Polwan Bakar Suami di Mojokerto Banjir Dukungan. Menyala Polwanku…
Masyarakat umum atau pihak yang tidak berkepentingan dilarang mendekati area tersebut. Terkait waktu pemberlakuan tersebut, pihaknya akan menjaga hingga proses TKP sudah terbilang aman.
’’Kalau sudah dinilai aman, personil bakal kita tarik,’’ kata dia. (rif/fen)
Editor : Hendra Junaedi