KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Petugas Satlantas Polres Mojokerto Kota kembali menindak bus nakal yang melintas di Bypass Kota Mojokerto. Selasa (13/5), satu bus dari PO Sumber Selamat terpergok ngeblong saat melintas di jalan nasional tersebut.
Bus yang dikemudikan Supriyanto Edi Waluyo ini terbukti melaju hingga melewati batas jalur.
Utamanya saat berada di titik perlintasan rel Kereta Api (KA) Gunung Gedangan. Selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga membahayakan penumpang dan pengendara lainnya.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto Kota, Ipda Kadit Kibar Nirwana menegaskan, satu bus yang kedapatan ngeblong tersebut langsung diberikan tindakan tilang di tempat.
Sebelumnya, bus dengan nopol W 7486 UP ini sempat diberhentikan petugas saat melaksanakan operasi penertiban kendaraan. ’’Kami beri tindakan tilang langsung karena terbukti melaju sampai melewati jalur yang semestinya,’’ tegasnya.
Kadit mengakui, beberapa titik Bypass memang terkenal sebagai jalur rawan ngeblong.
Selain minim rambu lalu lintas, beberapa ruas jalan juga mengalami penyempitan. Sehingga pengendara dituntut mengurangi kecepatannya saat melewati jalur cepat tersebut.
Namun jika terdapat pengendara baik pribadi maupun angkutan yang melewati batas kecepatan maupun jalur, pihaknya tak segan untuk menindak tegas.
’’Karena memang rawan terjadi insiden kecelakaan. Kami antisipasi untuk mengurangi risiko kecelakaan, sehingga keselamatan penumpang dan pengendara tetap terjamin,’’ tandasnya.
Selain itu, penindakan tersebut sekaligus sebagai bentuk responnya atas viralnya video bus ngeblong di beberapa ruas jalan Bypass Kota Mojokerto.
Seperti video berdurasi 20 detik yang memperlihatkan bus ngeblong dan hampir saja bertabrakan dengan truk tangki air.
Saat ditelisik, video tersebut ternyata sudah berlangsung setahun lalu dan kembali viral di medsos X mulai kemarin. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi