Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Colek Kemaluan Perempuan di Jalanan, ODGJ Mesum di Mojokerto Ditangkap Satpol PP

Martda Vadetya • Senin, 13 Mei 2024 | 15:00 WIB
DIAMANKAN: KR saat diamankan sementara di Shelter Rumah Aman Dinsos Kota Mojokerto di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Sabtu (11/5) malam.
DIAMANKAN: KR saat diamankan sementara di Shelter Rumah Aman Dinsos Kota Mojokerto di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Sabtu (11/5) malam.

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang viral di media sosial setelah memegang bagian sensitif seorang perempuan di Jalan Majapahit Kota Mojokerto diringkus Satpol PP Kota Mojokerto, Sabtu (11/5) malam. Dia lantas dipulangkan setelah diasesmen dan identifikasi.

Sekretaris Satpol PP Kota Mojokerto Ganesh P Kreshnawan menerangkan, penangkapan berawal setelah aparat penegak perda menindak lanjuti laporan warga.

Atas terjadinya pelecehan seksual yang dialami salah seorang karyawan toko kosmetik di Jalan Pahlawan Kota Mojokerto sekitar pukul 21.00, Jumat (10/5). ’’Oleh karena itu kami langsung pertebal pengamanan di sekitar lokasi termasuk memonitoring lokasi tempat terduga ODGJ ini berada,’’ ungkapnya, Minggu (12/5).

Hingga akhirnya ODGJ yang belakangan diketahui bernama KR, warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto ini diringkus sekitar pukul 21.30 di wilayah Kelurahan Sentanan.

’’Sempat kita amankan ke mako untuk kita interogasi. Tapi, karena satu dan lain hal, kita bawa ke Shelter Rumah Aman (Dinsos Kota Mojokerto) di Kelurahan Kedundung,’’ paparnya.

Diakuinya, kali pertama ditangkap KR tampak compang-camping layaknya gelandangan. Berambut gondrong gimbal dan memakai pakaian lusuh. Dia kerap ngelantur saat diajak komunikasi.

Di shelter rumah aman, dia langsung dimandikan hingga dilakukan asesmen. ’’Setelah dilakukan asesmen bersama Dinsos, rupanya KR ini terindikasi punya riwayat depresi,’’ sebut Ganesh.

Belum genap 24 jam tinggal di shelter rumah aman, KR langsung dipulangkan Minggu (12/5) siang. Itu setelah identitas dan alamat rumahnya teridentifikasi petugas. Dia kembali pulang setelah sekian lama menggelandang.

’’Pihak keluarga mengaku dia sudah lama seperti ini. Bahkan sebelum ini, dia sudah sering melakukan hal serupa di lokasi berbeda (pelecehan seksual),’’ urainya.

Kendati begitu, lanjut Ganesh, KR tidak diproses hukum. Lantaran kondisi mentalnya yang sedang terganggu. Namun, Ganesh meminta keluarga KR agar benar-benar memperhatikan dan merawatnya agar kejadian serupa tidak terulang.

’’Tapi kalau nanti kembali dilakukan lagi, konsekuensinya proses hukum akan dijalankan. Akan kami tindak tegas,’’ ucap Ganesh.

Hingga beberapa waktu ke depan KR dalam pemantauan Dinsos. Mengingat, kondisinya yang masih perlu perawatan sekaligus guna aksi mesumnya tak terulang kembali.

’’Dari Dinsos Kota kemungkinan sudah dikoordinasikan dengan Dinsos Kabupaten. Karena memang kondisi KR ini perlu ada perawatan khusus ya,’’ tukas Sekretaris Satpol PP Kota. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#odgj #satpol pp kota mojokerto