Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Antisipasi Kebakaran di Kota Mojokerto, Pemkot Siagakan Tiga Regu Damkar

Farisma Romawan • Senin, 15 April 2024 | 17:55 WIB

STAND BY: Petugas pemadam kebakaran Kota Mojokerto bersiaga 24 jam di pos pelayanan Rest Area Gunung Gedangan kemarin.
STAND BY: Petugas pemadam kebakaran Kota Mojokerto bersiaga 24 jam di pos pelayanan Rest Area Gunung Gedangan kemarin.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Libur Lebaran yang berlangsung lebih dari sepekan membuat Pemkot Mojokerto harus bekerja ekstra dalam menjaga keamanan wilayahnya.

Termasuk dari ancaman kebakaran yang bisa melanda permukiman warga sewaktu-waktu. Untuk itu, tiga regu damkar disiagakan selama mudik mulai 6-15 April.

Mereka disiagakan secara melekat di tiga pos pengamanan, mulai dari Pos Benteng Pancasila, Pos Stasiun, dan Pos pelayanan rest area Gunung Gedangan.

Sekretaris Satpol PP Kota Mojokerto, Ganesh P Kreshnawan menegaskan, setiap regu damkar diisi 7 petugas yang setiap hari stand by di setiap pos.

Bersama petugas kepolisian, TNI dan tim kesehatan, setiap hari mereka berjaga untuk mengantisipasi munculnya bencana nonalam tersebut.

Sebab, peluang terjadinya kebakaran cukup tinggi selama lebaran. Utamanya di kawasan pemukiman yang kerap disebabkan hubungan arus pendek listrik dan bahan bakar gas yang kurang terkontrol.

Sehingga mengakibatkan kobaran api yang melahap seisi rumah.

’’Sudah ada tiga regu di setiap posko pengamanan. Nantinya juga akan di-back up juga oleh regu di kantor damkar yang juga stand by dengan satu mobil damkar dan tiga motor pemadam mini,’’ terangnya.

Selain kebakaran, potensi gangguan keamanan lain juga turut diantisipasi korps penegak perda tersebut. Salah satunya adalah kejahatan jalanan seperti pencurian, pembobolan rumah, mabuk-mabukan hingga prostitusi yang kerap muncul pasca Ramadan.

Untuk itu, satpol PP juga menyiagakan 68 petugas yang tersebar di beberapa posko pengamanan kepolisian, termasuk di posko-posko di tapal batas wilayah.

Setiap posko akan diisi dua kompi atau 22 petugas yang dibagi sesuai tugas masing-masing. Mulai dari patroli perbatasan, penjagaan posko, hingga pengamanan jalan.

’’Sudah kami bagi masing-masing posko akan diisi dua kompi petugas dengan total 65 petugas yang akan berjaga bergantian selama libur lebaran mulai 6 sampai 15 April,’’ pungkasnya. (far/ron)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kebakaran #pemkot #mojokerto