RADARMOJOKERTO – Arus balik Lebaran 2024 di kawasan Jalan Raya Bypass Mojokerto diwarnai seorang pemudik mengalami pingsan di dalam bus PO Harapan Jaya, Sabtu (13/4).
Diduga pemudik bernama Choirun Nisa, asal Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo ini kelelahan.
Di samping itu, bus dalam perjalanan dari arah Jombang menuju Surabaya tersebut juga dalam kondisi penuh.
Oleh armada bus jurusan Tulungagung-Surabaya ini, Choirun Nisa lantas diturunkan di Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Petugas Pos Pelayanan Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto yang melihat bus masuk kawasan parkir bergegas memberikan pertolongan.
Petugas gabungan, terdiri dari TNI/Polri, dinas perhubungan, dan dinas kesehatan kemudian mengevakuasi penumpang pingsan itu dari dalam bus.
Choirun Nisa kemudian digendong petugas turun dari atas bus dan dibawa menuju mobil ambulans.
”Dimungkinkan kelelahan. Bus juga dalam kondisi pengap karena penumpangnya penuh,” ungkap Iptu Sodi Irwanto, Padal Pos Pelayanan Rest Area Gunung Gedangan Kota Mojokerto, kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.
Dia menceritakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00.
Semula petugas melihat bus PO Harapan Jaya dari arah Jombang tiba-tiba berbelok menuju area parkir Rest Area Gunung Gedangan.
Kondektur bus kemudian melaporkan, bahwa ada satu penumpang dalam kondisi pingsan.
”Mungkin ketika pingsan bus sudah memasuki kawasan Jalan Raya Bypass Mojokerto,” terang Sodi.
Nmaun, oihaknya dan tim medis belum mengetahui persis penyebab pingsannya penumpang dari Nganjuk tersebut.
Namun, tidak lama setelah dievakuasi, perempuan kelahiran Jombang, 25 Mei 1977 itu langsung dilarikan RS Kamar Medika.
”Di dalam bus, dia ini sendirian sedang dalam perjalanan menuju arah Surabaya setelah mudik dari rumah saudaranya di Nganjuk,” paparnya.
”Informasinya, suaminya juga dalam perjalanan searah, tapi mengendarai motor. Karena barang bawaannya banyak, si ibu ini diminta naik bus,” imbuh dia.
Namun, setelah melalui pemeriksaan medis, oleh pihak RS Kamar Medika, Choirun Nisa justru dirujuk ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.
Dengan alasan dia diduga sedang dalam kondisi sakit.
”Katanya ada penyakit penyerta. Sampai siang tadi (Sabtu, Red) belum sadar. Tetapi, pihak keluarga sudah dihubungi dan sudah tiba di rumah sakit,” pungkas Sodi.
Editor : Moch. Chariris