Rencananya, dinkes PPKB akan kembali menyentuh pekerjaan fisik lanjutan dan menargetkan langsung dioperasikan pertengahan 2024 ini.
Kepala Dinkes PPKB Kota Mojokerto dr Farida Mariana mengungkapkan, pelayanan labkesda saat ini masih dijalankan di gedung lama di Jalan HOS Cokroaminoto.
Sebab, kata dia, gedung laboratorium baru di Jalan Benpas masih membutuhkan pekerjaan lanjutan berupa lanskap. ’’Karena pagar sama pavingnya kan belum ada, sehingga kami lengkapi tahun ini,’’ tandasnya.
Tahun lalu, proyek labkesda mendapat kucuran anggaran sebesar Rp 4 miliar. Selain meningkatkan fasilitas secara fisik, ujar Farida, proyek tersebut juga untuk menambah pelayanan dengan dibangunnya laboratorium biosafety level 2 (BSL-2).
Sehingga, di gedung baru akan dibuka pelayanan baru berupa uji swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR).
’’Kalau di lab lama belum bisa, di gedung baru nanti ada layanan khusus untuk lab PCR,’’ tandasnya.
Dikatakan Farida, dua pelayanan dasar di labkesda saat ini juga masih tetap akan dipertahankan. Yakni layanan laboratorium klinis dan laboratorium lingkungan.
’’Jadi nanti akan kita push untuk akselerasi PAD dari labkesda,’’ sebutnya.
Diperkirakan, pekerjaan lanskap akan ditargetkan rampung pada pertengahan tahun ini.
Selanjutnya, peralatan dan sumber daya manusia di UPT Labkesda Kota Mojokerto akan direlokasi ke gedung yang baru. ’’Targetnya sekitar bulan Juni lah,’’ pungkas Farida. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah