Selain dihadiri ratusan anggota dan pengurus, kegiatan sosial ini turut dihadiri Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro.
Pembagian takjil yang digelar di Halaman Balai Kota Mojokerto, Minggu (31/3), ini dibuka dengan kesenian Reog Ponorogo Djoyo Gendilo. Kesenian reog besutan PSHW Mojokerto.
Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro yang hadir langsung berpesan, agar para pesilat bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Onde-Onde. Salah satunya tidak berkonvoi selepas acara.
’’Ini kegiatan yang positif jadi tetap jaga kondusivitas dan tertib di jalan. Yo yo yo STK jaya, jaya, jaya,’’ ujar pria yang juga sebagai Kadispora Jatim sembari meneriakkan yel yel PSHW.
Sementara itu, Ketua Cabang PSHW Mojokerto Siswanto menuturkan, kegiatan berbagi 1000 takjil ini dihadiri sekitar 500 warga PSHW Kota Mojokerto.
Lantaran warga PSHW Kabupaten menggelar acara serupa di sejumlah wilayah lain.
’’Bagi takjil gratis ini merupakan wujud dari salah satu ajaran SH Winongo yang edipeni, ajaran manusia rahmatan lil alamin atau manusia yang bermanfaat bagi sesama,’’ sebutnya.
Dijelaskannya, kesenian reog pembuka acara tak lain merupakan besutan warga PSHW Mojokerto yang dijuluki Reog Djoyo Gendilo.
Di kesempatan yang sama, Ketua Ranting Kota Mojokerto Tri Hartini menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang mendukung kelancaran acara.
Termasuk saudara seasuhan, kepolisian, terutama Pj Wali Kota Mojokerto yang menyempatkan hadir.
’’Kami sangat gembira saat Pak Pj Wali Kota hadir pada acara kami. Itu satu kehormatan yang luar biasa bagi kami,’’ tuturnya.
Di akhir acara, Tri Hartini sempat digendong di kepala reog. Hal ini sebagai salah satu wujud kehormatan dalam melestarikan budaya reog dan mensyiarkan PSHW di Kota Mojokerto. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah