Perbaikan yang dilakukan Pemkot Mojokerto itu sebagai respons peningkatan volume kendaraan selama masa angkutan Lebaran. Penambalan jalan diharapkan dapat meminimalkan potensi gangguan lalu lintas serta kecelakaan.
Kabid Bina Marga DPUPR Perakim Kota Mojokerto Firman Syah mengatakan, belakangan ini tambal sulam menyasar sejumlah kawasan.
Antara lain Jalan Empunala, Jembatan Gajah Mada, Jalan Benteng Pancasila, dan Jalan Raya Kedungsari. ”Itu pemeliharaan rutin juga untuk persiapan Lebaran,” jelasnya, Senin (25/3).
Pihaknya menyatakan, perbaikan jalan secara cepat ini terus dilakukan sampai mendekati Lebaran. Firman menyebut, proses tambal sulam ditarget tuntas tiga hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.
”Pemeliharaan jalan terus kita maksimalkan dan ditargetkan tuntas perkiraan H-3 sebelum Lebaran,” ujarnya.
Pengaspalan ulang ini dilakukan mengingat kepadatan arus kendaraan yang bakal terjadi selama beberapa pekan ke depan.
Mobilitas warga diprediksi naik drastis seiring dengan masa arus mudik, Lebaran, dan arus balik.
Pengaturan lalu lintas pun diintensifkan berbagai lembaga mulai 5 April sampai 16 April. Di antaranya mengenai dengan pembatasan angkutan barang tertentu di ruas tol dan nontol.
Selain itu, pemeriksaan kendaraan angkutan umum juga dilakukan secara intensif oleh dishub.
Upaya lain seperti skema pengalihan arus, penambahan kamera pengawasan di simpang jalan, dan skenario penguraian kemacetan juga disiapkan kepolisian bersama dishub dan instansi terkait. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah