Kemarin, aksi berjalan dengan metode hunting atau keliling ke beberapa ruas jalan protokol di Kota Mojokerto, mulai dari Jalan Majapahit, Jalan Raden Wijaya dan Jalan Pahlawan.
Sejumlah pengguna jalan, penjaga paling pintu kereta api hingga sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) menjadi sasaran pembagian takjil secara cuma-cuma itu.
Cara tersebut dipakai agar anggota polisi bisa saling merasakan beratnya perjuangan dalam mencari nafkah hingga menjelang waktu berbuka puasa.
’’Dengan mendatangi langsung pengguna jalan dan sukarelawan, maka bisa saling interaksi dan komunikasi, sehingga polisi kian dekat dengan masyarakat,’’ ujar Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Sudirman.
Pihaknya berharap, gerakan sosial ini juga bisa konsisten hingga di tahun-tahun yang akan datang.
Sehingga bisa menjadi sarana belajar bagi personelnya untuk terus peduli terhadap sesama, utamanya masyarakat yang membutuhkan.
Semoga masyarakat Kota Mojokerto tetap aman dan kondusif hingga di tahun-tahun yang akan datang.
’’Polisi harus bisa menjadi teladan yang baik bagi masyarakat. Dengan begitu, stabilitas keamanan dan ketertiban bisa terus terjamin dan terjaga,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah