Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakot Mojokerto Ruby Hartoyo mengatakan, realisasi 10 proyek strategis telah dirapatkan bersama dengan OPD pengampu.
Selain memonitor kesiapan dari masing-masing paket, juga ditetapkan timeline pelaksanaan pekerjaan.
Rencananya, ungkap Ruby, proses pengadaan mulai digulirkan pekan depan.
’’Yang perencanaan sudah matang. 18 Maret ini kami target sudah ada yang masuk ke PBJP (pengadaan barang/jasa dan pembangunan) untuk disorong ke e-katalog,’’ tandasnya.
Menurutnya, proses pengadaan proyek strategis akan diawali dengan paket pembangunan Kantor Kecamatan Kranggan.
Dikatakan Ruby, pekerjaan konstruksi yang dialokasikan dengan pagu Rp 6,4 miliar tersebut disiapkan untuk merelokasi kantor kecamatan lama yang berada di Jalan Surodinawan.
Secara bertahap, sebut Ruby, berikutnya akan disusul dengan proses pengadaan proyek strategis lainnya.
Dikatakannya, seluruh paket pekerjaan fisik tersebut didorong melalui e-katalog konstruksi.
Ruby mengatakan, langkah tersebut sebagai upaya untuk mempercepat pelaksanaan dibanding melalui sistem lelang.
’’Semuanya kita dorong melalui e-katalog konstruksi agar prosesnya bisa lebih cepat. Karena maksimal 14 hari kerja sudah bisa ditemukan (kontraktor) pemenangnya,’’ tandasnya.
Jika melalui tender, proses lelang paling cepat memakan waktu hingga 1 bulan. Itu pun bisa lebih lama jika terdapat sanggah dan gagal lelang. Sehingga paket proyek harus dilakukan retender mulai dari awal.
’’Kalau e-katalog kan tidak ada masa sanggah atau tender ulang, jadi bisa lebih singkat,’’ urainya.
Saat ini, sudah ada 23 penyedia konstruksi yang sudah masuk dalam e-katalog Kota Mojokerto. Pemkot menargetkan, seluruh paket proyek strategis sudah selesai pengadaan pada akhir Mei mendatang.
’’Karena penyedia sudah ada, paket proyek yang perencanaannya sudah siap tinggal memasukkan ke e-katalog nanti,’’ imbuhnya.
Selain pembangunan Kantor Kecamatan Kranggan, yang juga akan diluncurkan dalam waktu dekat adalah proyek bangunan penunjang Galeri Soekarno.
Bertempat di SDN Purwotengah, pekerjaan yang dianggarkan Rp 1,9 miliar ini akan digarap 1 April mendatang.
Di bulan yang sama, pekerjaan lanjutan pembangunan TBM juga akan digulirkan. Ruby mengatakan, proyek dengan total anggaran sebesar Rp 12 miliar ini juga bakal dilaksanakan dalam dua tahap di bulan berikutnya.
’’Karena di TBM ada dua sumber anggaran. Dari APBD kita laksanakan di April dulu, lalu yang dari DAK (dana alokasi khusus) di bulan Mei,’’ imbuhnya.
Sementara pekerjaan revitalisasi Sentra Alas Kaki Prajurit Kulon menjadi proyek yang paling akhir digulirkan.
Karena perlu disentuh pengurukan lahan sebelum pekerjaan dengan anggaran Rp 12,6 miliar itu dikerjakan. ’’Karena menambah lokal baru di belakang gedung yang saat ini,’’ pungkasnya.
Selain paket pekerjaan tersebut, proyek strategis tahun 2024 juga mencakup peningkatan Jalan Cancer sebesar Rp 6 miliar; pembangunan fasilitas umum di Kolam Retensi senilai Rp 4,7 miliar; dan proyek prasarana di Gelora A. Yani Rp 800 juta.
Termasuk rehabilitasi kantor Kelurahan Sentanan; pembangunan gedung Baznas dan Forum CSR; serta pembangunan gedung Bawaslu Kota Mojokerto yang masing-masing diplot Rp 2 miliar. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah