Mengantisipasi hal yang tak diinginkan, sejumlah destinasi wisata di wilayah Tahura R Soerjo pun ditutup sementara.
Kepala UPT Tahura R Soerjo Ahmad Wahyudi menerangkan, kini sejumlah destinasi wisata alam dan pendakian di kawasan hutan lindung kompleks Gunung Welirang, Arjuno, dan Anjasmoro ditutup sementara.
Terhitung sejak hari Minggu (10/2). ’’Ketika situasi dipandang mengkhawatirkan, objek wisata harus segera ditutup (sementara). Ini sudah menjadi SOP kalau ada cuaca ekstrem,’’ ungkapnya.
Hingga kini, ada sekitar sembilan destinasi wisata di wilayah Mojokerto yang ditutup sementara.
Mulai dari wisata pendakian Gunung Pundak, Watu Jengger maupun wisata air terjun Watu Ondo.
Pun begitu dengan sejumlah destinasi wisata di bawah naungan Tahura di wilayah Jombang maupun Pasuruan.
’’Di berbagai daerah banyak terjadi banjir, angin kencang dan curah hujan masih tinggi,’’ sebut Wahyudi.
Cuaca ekstrem tersebut salah satunya memicu terjadinya pohon tumbang di sekitar Jembatan Watu Lumpang, Pacet, Selasa (12/3) maupun banjir yang melanda Desa Wringinrejo, Sabtu (9/3).
’’Sekarang memang masa akhir musim penghujan. Jadi masih sering terjadi cuaca buruk,’’ urainya.
Wahyudi menyebut, penutupan sementara sejumlah destinasi wisata tersebut menyesuaikan perkembangan kondisi cuaca.
Sebab, hal ini sekaligus sebagai upaya meminimalisir terjadinya hal yang tak diinginkan bagi para wisatawan dan pendaki. Tidak menutup kemungkinan penutupan sementara bakal diperpanjang.
’’Penutupan ini sifatnya situasional sampai kondusif. Berpeluang diperpanjang, kita lihat perkembangan satu sampai dua hari ke depan. Termasuk hasil prakiraan BMKG,’’ tukasnya. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah