Meski tidak sampai menimbulkan korban, batang pohon yang melintang membuat arus lalu lintas ruas jalan nasional Mojokerto-Mojosari sempat tersendat.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim menerangkan, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00.
Pohon berdiameter sekitar 60 cm dengan tinggi sekitar 8 meter yang ada di sisi utara tersebut tumbang menutup badan jalan.
’’Pohon tumbang waktu sedang hujan. Disertai hembusan angin yang cukup kencang. Perkiraan sekitar 20-30 km/jam,’’ ungkapnya, Senin (4/3).
Tumbangnya pohon peneduh di tepi jalan tersebut tidak sampai menimbulkan korban. Ketika itu, arus lalu lintas sedang lengang. ’’Tidak ada korban,’’ sebut Khakim.
Proses evakuasi batang pohon tumbang berlangsung lebih dari 30 menit. Petugas BPBD dibantu TNI, Polri, dan relawan untuk menyingkirkan batang pohon dari badan jalan.
’’Sekitar pukul 15.10 pohon sudan terevakuasi. Arus lalu lintas kembali lancar,’’ tambahnya.
Menurut Khakim, pohon jenis kesono tersebut tumbang akibat faktor alam.
Ditambah kondisi akar yang sudah lapuk hingga tak mampu menahan beban pohon yang diterpa angin kencang.
’’Kemungkinan karena kondisi akar pohon mulai lapuk ditambah hembusan angin yang cukup kencang,’’ tandas Khakim.
Baca Juga: Rawan Tumbang, DLH Kota Mojokerto Getol Pangkas Pohon
Pihaknya mengimbau, selama masa puncak musim hujan ini masyarakat mesti waspada.
Lantaran potensi cuaca ekstrem dan dampak bencana yang ditimbulkan masih mengintai masyarakat hingga akhir Maret. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah