Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Kawal Swasembada Pangan melalui e-Report LTT

Khudori Aliandu • Rabu, 28 Februari 2024 | 14:55 WIB

POTENSIAL: Bupati Ikfina Fahmawati didampingi Kepala Disperta Nurul Istiqomah saat memanen kopi di lereng Gunung Welirang, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas.
POTENSIAL: Bupati Ikfina Fahmawati didampingi Kepala Disperta Nurul Istiqomah saat memanen kopi di lereng Gunung Welirang, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas.
PRODUKTIVITAS pertanian untuk mengawal swasembada pangan di Kabupaten Mojokerto juga menjadi fokus Dinas Pertanian.

Untuk memastikan dan monitoring target tiap tahunnya, disperta selalu update melalui e-Report LTT (Luas Tambah Tanam).

Kepala Disperta Kabupaten Mojokerto Nurul Istiqomah, penerapan e-Report LTT ini sangat optimal untuk mengawal swasembada pangan di Kabupaten Mojokerto.

Sebab, melalui aplikasi ini, petugas yang tersebar di 18 kecamatan selalu melakukan update data pertanian setiap hari, khususnya tambah luas tanamnya.

’’Setiap hari, balai penyuluh pertanian itu melaporkan melalui aplikasi ini, setiap ada petani yang mulai melakukan penanaman data itu diinput ke e-Report LTT ini,’’ ungkapnya.

PERCONTOHAN: Bupati Ikfina Fahmawati dan Kepala Disperta Nurul Istiqomah saat mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Temu Lapang dan pencanangan penerapan Manajemen Tanah Sehat (MTS) di D
PERCONTOHAN: Bupati Ikfina Fahmawati dan Kepala Disperta Nurul Istiqomah saat mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Temu Lapang dan pencanangan penerapan Manajemen Tanah Sehat (MTS) di D

Pelaporan pada aplikasi ini tidak secara menyeluruh, melainkan dibatasi untuk komoditas padi jagung dan kedelai (pajale). Penginputan data pajale ini dimulai pukul 08.00 sampai 14.00.

Petugas BPP yang ada di 18 kecamatan ini akan keliling ke setiap desa untuk mendata para petani yang melakukan penanaman tiga komoditas tersebut.

’’Selain input luas tambah tanam, petugas BPP juga mendata petani yang melakukan panen. Jadi kita tau perkembangan produktivitas pertanian setiap harinya,’’ tegas Nurul.

Setelah dilaporkan, disperta bakal melakukan rekapitulasi untuk dilaporkan ke Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur.

KOMITMEN: Bupati Ikfina Fahmawati menyerahkan bantuan benih kepada poktan sebagai ganti rugi dampak banjir dan percepatan peningkatan produksi.
KOMITMEN: Bupati Ikfina Fahmawati menyerahkan bantuan benih kepada poktan sebagai ganti rugi dampak banjir dan percepatan peningkatan produksi.

Data-data pada tiap daerah ini bakal dipadukan dengan LTT dan produktivitas dari daerah lainnya.

’’Artinya swasembada pangan di Kabupaten Mojokerto juga dipantau provinsi. Secara periodik nanti dievaluasi. Tapi kita pastikan untuk di Mojokerto selalu memenuhi target, bahkan surplus,’’ paparnya.

Benar saja, pada 2023 lalu produktivitas komoditas padi di Kabupaten Mojokerto capai 315.201,08 ton.

Rinciannya, 152.937 ton pada subround I, 117.171,66 pada subround II, dan 45.092,09 pada subround III. Sedangkan untuk komoditas jagung produktivitasnya tembus 249.434,96 ton serta untuk kedelai ada di angka 1.778,30 ton. (ori/ron)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten #Inovasi #dinas pertanian #mojokerto #opd