Karena itu, pemerintah harus mampu melahirkan inovasi untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Itu seperti diterapkan Kecamatan Sooko dalam memudahkan pelayanan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Masluchman, urusan administrasi di wilayah dengan 15 desa ini bisa teratasi dengan cepat berkat hadirnya Pesan Mama (Pelayanan Surat Antar Masuk ke Rumah).
’’Sistem penerapan Pesan Mama, masyarakat cukup menyetorkan keperluan dokumen ke kantor kecamatan. Kurang lebih 30 menit, nanti dokumen tersebut bakal diantar ke rumah warga yang bersangkutan oleh staf kami,’’ jelasnya.
Dikatakannya, layanan inovasi Pesan Mama muncul lantaran adanya pandemi Covid-19, tepatnya 2021 lalu.
Tujuan awalnya agar meminimalisir kontak secara langsung dan memutus mata rantai penularan.
’’Apalagi, saat itu ramai-ramainya work from home (WFH). Jadi lahirlah inovasi ini,’’ sebut Masluchman.
Kendati demikian, Pesan Mama kini masih terus eksis mempermudah kepengurusan dokumen di kalangan masyarakat.
Spesifikasinya, lanjut dia, kepengurusan dokumen di layanan inovasi Pesan Mama hanya menangani yang bersifat mendesak.
’’Karena juga ada keterbatasan staf yang bertugas dalam pengantaran. Yang jelas, kami pastikan kepengurusan dokumen masyarakat dalam sehari pasti langsung tuntas,’’ paparnya.
Penandatanganan secara digital lewat layanan inovasi tersebut dinilai cukup membantu masyarakat.
Selain itu, Pesan Mama juga menyediakan opsi pelayanan lain bagi masyarakat yang masih terkendala dengan digitalisasi. Khususnya bagi kalangan lansia.
’’Sehingga, staf kecamatan siaga terus melayani masyarakat, utamanya dalam urusan antar jemput dokumen ke rumah secara langsung,’’ pungkasnya.
Begitu pula untuk kepengurusan administrasi secara langsung di kantor kecamatan. Masluchman menyatakan, sesuai jam operasional, pelayanan oleh seluruh staf selalu siap sedia.
Untuk menciptakan rasa nyaman, pihaknya menyediakan pojok baca supaya mengusir rasa jenuh pengunjung dengan alternatif baca buku.
’’Kita juga menyediakan wahana bermain mini, agar anak-anak juga bisa memanfaatkan wahana ini. Selain itu, ada juga ruang laktasi yang memfasilitasi kebutuhan bagi ibu menyusui,’’ tandasnya.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan pelayanan administrasi desa menjadi lebih efisien, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh warga Kecamatan Sooko. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah