Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemdes Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto Selamatkan Lingkungan, Olah Sampah Jadi Cuan

Indah Oceananda • Sabtu, 24 Februari 2024 | 13:55 WIB

AKTIF: Masyarakat Desa Sumbergirang memilah sampah untuk dijadikan kerajinan daur ulang. Bank sampah di desa tersebut menjadi salah satu solusi peningkatan ekonomi warga.
AKTIF: Masyarakat Desa Sumbergirang memilah sampah untuk dijadikan kerajinan daur ulang. Bank sampah di desa tersebut menjadi salah satu solusi peningkatan ekonomi warga.
DESA Sumbergirang, Kecamatan Puri sempat terpilih sebagai salah satu yang terbaik dalam pengelolaan sampah pada 2022 lalu.

Di desa ini, sampah dipilah hingga menghasilkan pendapatan asli desa (PADes) dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Mengusung slogan ’’Menabung Sampah Menjadi Emas’’, bank sampah Desa Dumbergirang sudah aktif sejak 2021 silam.

Bekerja sama dengan PT Pegadaian, desa dengan empat dusun ini berhasil meraih juara 2 desa kategori Pengelolaan Sampah Terbaik 2022.

”Kegiatannya dihandle oleh kader posyandu dan TP-PKK. Setiap akhir pekan mereka aktif mengumpulkan dan memilah sampah,” kata Kepala Desa Sumbergirang Siswahyudi.

Setelah dipilah, sampah-sampah tersebut diolah lagi oleh masyarakat dan menghasilkan bentuk kerajinan.

Hasil kerajinan ini pula, nantinya dipasarkan melalui kerjasama dengan PT Pegadaian tersebut.

”Dengan menyetorkan sampah, bisa memiliki tabungan emas yang merupakan program kerja sama dengan PT Pegadaian. Hal itu, juga sebagai upaya mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dengan turut menghidupkan bank sampah di Desa Sumbergirang,” jelasnya.

Dikatakannya, permasalahan sampah akan terus muncul kapan pun, sehingga itu perlu solusi yang tepat melalui edukasi kepada masyarakat dari mulai rumah tangga.

Inovasi Bank Sampah Desa Sumbergirang dinilai menjadi solusi menarik untuk mengajak masyarakat dalam mengelola sampah dengan keuntungan bagi rumah tangga.

’’Masalah sampah bakal terus ada dan dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan. Tapi kalau ada solusi yang tepat, sampah bisa mendatangkan nilai ekonomi tersendiri,’’ imbuhnya.

Selain menggaungkan kepedulian pengelolaan sampah, desa yang mayoritas penduduknya merupakan perajin terpal, sepatu dan rengkek tersebut juga merintis BUMDes.

Baca Juga: Pemdes Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Gelar Ruwahan dengan Kirab Budaya dan Gunungan

Tak hanya perajin, masyarakat Desa Sumbergirang sebagian besar juga merupakan petani.

”Sehingga, kedepannya kita akan fokus membangun unit usaha BUMDes yang berfokus pada kebutuhan pertanian,” beber dia.

Langkah awal membangun unit tersebut, adalah dengan memberikan bantuan bibit padi sekitar 1 ton kepada masyarakat. Sehingga, nantinya masyarakat tak perlu repot mencari benih padi dari daerah lain lagi.

”Nanti, dari bantuan itu hasil panennya bisa dijual lagi ke BUMDes. Sehingga, masyarakat bisa membeli gabah dari desa dengan harga terjangkau untuk mengatasi harga beras yang mahal. Prinsipnya, dari warga untuk warga,” pungkasnya. (oce/ron)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#pemda #sumbergirang #kelana desa #mojokerto