Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemdes Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Gelar Ruwahan dengan Kirab Budaya dan Gunungan

Rizal Amrulloh • Selasa, 20 Februari 2024 | 14:20 WIB

TRADISI: Warga Dusun Ketidur, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto mengarak gunungan hasil bumi pada kegiatan ruwahan, Sabtu (17/2).
TRADISI: Warga Dusun Ketidur, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto mengarak gunungan hasil bumi pada kegiatan ruwahan, Sabtu (17/2).
WARGA Dusun Ketidur, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto menggelar ruwahan yang dilangsungkan 17-18 Februari 2024.

Tradisi untuk mendoakan para sesepuh desa itu dikemas dengan kirab budaya dan gunungan serta ditutup dengan doa bersama.

Panitia pelaksana Sifa’ul Ulum mengungkapkan, ruwahan dusun dilaksanakan secara rutin tiap menjelang bulan Ramadan.

Tahun ini, pelaksanaannya digelar dengan nuansa tradisional dengan menggelar kirab budaya dan gunungan.

”Ini sebagai bentuk uri-uri budaya dan wujud rasa syukur masyarakat,” terangnya.

Selain itu, kegiatan kirab budaya dan gunungan juga sebagai sarana untuk membangun kerukunan dan kegotongroyongan masyarakat.

Sehingga, dalam pelaksanaannya masing-masing perwakilan RT berkreasi membuat gunungan yang disusun dari jajanan pasar maupun hasil bumi.

”Tiap gunungan kemudian diarak bersama-sama di jalanan kampung,” tandas dia.

Suasana semakin meriah saat tiba di pengujung arak-arakan. Sebab, gunungan langsung menjadi ajang rebutan warga.

Di pengujung acara, kegiatan ruwahan juga digelar seni pertunjukan dari Paguyuban Kesenian Pencak Silat dan Bantengan Bina Taruna.

”Selain untuk melestarikan kesenian tradisional, paguyuban juga merupakan binaan dari warga Dusun Ketidur sendiri,” paparnya.

Pria yang akrab disapa Sifak ini menuturkan, kirab budaya dan gunungan menjadi agenda pembuka dari rangkaian ruwahan.

Di hari Minggu (18/2), juga dilaksanakan kegiatan keagamaan mulai pagi hingga malam.

Berkolaborasi dengan remaja masjid (remas), kegiatan keagamaan diawali dengan khotmil Quran yang digelar serentak di tiap musala dan masjid serentak melakukan Alquran.

Kemudian dilanjutkan dengan tahlil kubro, salawat, santunan, hingga pengajian akbar bersama KH. Marzuki Mustamar.

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

”Karena dalam rangka ruwahan ini, masyarakat juga mendoakan para sesepuh yang telah berjasa bagi kami sebagai generasi penerusnya,” pungas dia. (ram/ron)  

Editor : Fendy Hermansyah
#kutorejo #Pesanggrahan #kelana desa #mojokerto #pemdes