Hal itu untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, akuntabel, bersih, transparan.
Di antaranya, updating data P3KE pada dashboard progres verifikasi, updating data pemberian insentif guru TPQ pada progres insentif, updating data penyaluran bantuan CPP pada progres CPP yang menampilkan data by name by address (BNBA).
’’Selain itu Aplikasi Kerismojo juga terdapat fitur progres indikator Kabupaten Sehat dan Kabupaten Layak Anak sebagai upaya kita memonitoring keterisian indikator penilaian Penghargaan Swasti Saba untuk Kabupaten Sehat dan penghargaan KLA,’’ ungkapnya.
Selain mendukung penyediaan data bahan penyusunan perencanaan, pengembangan, aplikasi ini juga mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mojokerto 2021-2026.
Berkontribusi pada visi Kabupaten Mojokerto, yakni, Terwujudnya Kabupaten Mojokerto Yang Maju, Adil dan Makmur Melalui Penguatan Infrastruktur dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.
’’Khusunya pada misi ke-3, yaitu, Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Berintegritas, Akuntabel, Bersih, Transparan,’’ tegasnya.
Hal ini sesuai dengan arahan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati kepada seluruh kepala perangkat daerah.
OPD harus mempunyai inovasi-inovasi untuk mempercepat dan mempermudah layanan kepada masyarakat. Hal tersebut juga dinilai kedalam Perjanjian Kinerja Kepala OPD.
’’Harapan kami, aplikasi ini mendukung arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan menjawab kebutuhan user akan informasi perencanaan pembangunan di kabupaten. Yang jelas, prinsipnya, perencanaan yang baik harus didukung oleh akses dan kualitas data yang baik,’’ tandas Bambang. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah