Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Mojokerto Sajikan Data dan Informasi Akurat Melalui Kerismojo

Khudori Aliandu • Senin, 19 Februari 2024 | 13:00 WIB

MATANGKAN PERENCANAAN: Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberi arahan pada forum konsultasi publik tentang Rencana Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mojokerto 2025, di
MATANGKAN PERENCANAAN: Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberi arahan pada forum konsultasi publik tentang Rencana Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mojokerto 2025, di
BADAN Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mojokerto telurkan inovasi bank data melalui Aplikasi Kerismojo (Kondisi Kesejahteraan Masyarakat Mojokerto).

Terobosan itu sebagai wujud penyajian data dan informasi akurat yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Bappeda Kabupaten Mojokerto, Drs. Bambang Eko Wahyudi, M.Si, menegaskan, bappeda memiliki tugas dan fungsi sebagai penunjang urusan pemerintahan di bidang perencanaan, bidang penelitian dan pengembangan.

Untuk melaksanakan tugas dan fungsinya di bidang perencanaan, Bappeda membutuhkan data dan informasi yang akurat.

SINERGI: Kepala Bappeda Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi saat melakukan sosialisasi penerapan Kerismojo melalui zoom kepada seluruh operator perangkat daerah hingga desa.
SINERGI: Kepala Bappeda Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi saat melakukan sosialisasi penerapan Kerismojo melalui zoom kepada seluruh operator perangkat daerah hingga desa.

Sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Bahwa perencanaan pembangunan disusun berdasarkan data dan informasi yang akurat yang dapat dipertanggungjawabkan.

’’Dengan dasar itu, maka kami perlu membangun Aplikasi Kerismojo. Yang awalnya aplikasi ini dipergunakan untuk menyajikan data kemiskinan di Kabupaten Mojokerto, baik kemiskinan makro dan ekstrem,’’ ungkapnya.

Penyajikan data kemiskinan itu lanjut Bambang, baik data awal, maupun data yang telah diverifikasi oleh 304 desa/kelurahan.

Hasil verifikasi dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Nomor 188.45/269/HK/416-012/2023, tentang  Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) di Kabupaten Mojokerto.

SINERGI: Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Ketua DPRD Kabupaten Ayni Zuroh (empat dari kiri) dan jajaran OPD Pemkab Mojokerto selepas forum konsultasi publik tentang Rencana Awal (Ranwal)
SINERGI: Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Ketua DPRD Kabupaten Ayni Zuroh (empat dari kiri) dan jajaran OPD Pemkab Mojokerto selepas forum konsultasi publik tentang Rencana Awal (Ranwal)

’’Berdasarkan penetapan surat keputusan bupati ini, perangkat daerah terkait bisa meng-update data penerima bantuan sebagai dasar penerima bantuan untuk program kerja yang berkaitan dengan bantuan ke masyarakat di masing-masing OPD,’’ jelasnya.

Mengingat kebutuhan data yang akurat dan real time semakin tinggi, Bappeda terus kembangkan inovasi Kerismojo.

Tidak hanya memotret data kemiskinan makro dan ekstrem di Bumi Majapahit, belakangan juga menjadi bank data yang terintegrasi di lingkungan pemda.

Dilengkapi dengan berbagai data. Di antaranya, data Kabupaten Layak Anak (KLA), Kecamatan Layak Anak, Desa/Kelurahan Layak Anak, dan Kabupaten Sehat.

Tak sekadar itu, data pemberian insentif guru TPQ dan pemberian bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) juga disajikan dalam rumah aplikasi ini.

SINERGI: Kepala Bappeda Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi saat melakukan sosialisasi penerapan Kerismojo melalui zoom kepada seluruh operator perangkat daerah hingga desa.
SINERGI: Kepala Bappeda Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi saat melakukan sosialisasi penerapan Kerismojo melalui zoom kepada seluruh operator perangkat daerah hingga desa.

Terbaru, dikembangkan pada data penyaluran bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP). Yaitu penyaluran beras Bulog ke masyarakat yang masuk dalam data P3KE.

’’Pada aplikasi Kerismojo ini juga kita kembangkan untuk dapat diakses oleh 304 desa, 18 kecamatan, perangkat daerah maupun stakeholder terkait, seperti Baznas dan Bulog, ’’ paparnya.

Mereka diberi user masing-masing. Sehingga data pada Kerismojo tidak bersifat statis, namun dinamis dan terupdate pada kurun waktu tertentu.

’’Harapannya, tersaji data yang akurat dan ter-update pada aplikasi untuk bahan pengambilan kebijakan dalam perencanaan pembangunan,’’ tegasnya. (ori/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#bappeda #kerismojo #kabupaten #mojokerto