Pasalnya, wilayah ujung timur Bumi Majapahit ini punya spot instagramable anyar di Desa Kunjorowesi.
Sayangnya, baru saja viral di media sosial, tebing cadas nan curam tersebut alami longsor.
Longsor terjadi sekitar pukul 00.00 Jumat (16/2). Material longsor menutup hampir seluruh bagian jalan penghubung Desa Kunjorowesi-Desa Manduro Manggunggajah yang disebut Feeling Good Part 2 ini.
Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas. ”Waktu itu jalannya sedang sepi,” terang Kamusan, warga setempat.
Akibat longsoran tebing setinggi 20 meter itu, akses jalan selebar 5 meter tersebut tak bisa dilalui motor maupun roda empat. Sebab, hampir seluruh bagian jalan tertimbun material tanah dan bebatuan.
Jalan antar desa tersebut kembali dapat dilewati kendaraan Jumat (16/2) siang. Setelah warga setempat kerja bakti membersihkan material longsor di badan jalan.
”Warga gotong royong bersihkan longsoran ini. Ya pakai peralatan seadanya, manual,” urainya.
Pihaknya menduga, longsor terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur lokasi sejak beberapa hari sebelumnya.
Terlebih, jalan alternatif di sekitar kawasan galian tersebut membelah bukit bebatuan cadas yang berisiko tinggi terjadi longsor.
Salah satunya, tidak ada dinding penahan maupun pepohonan di bagian tengah dan atas tebing curam tersebut.
”Kemungkinan karena hujan deras ya. Beberapa hari kemarin hujan deras,” tandas Kamusan.
Kendati baru saja dilanda longsor, hal ini tidak mengurangi animo masyarakat mengunjungi spot berswafoto tersebut.
Sejumlah pengguna jalan berhenti sejenak menyempatkan untuk berfoto di antara tebing curam tersebut. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah