Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tuntaskan Job Fit Eselon II di Lingkup Pemkab Mojokerto, Pekan Ini Kalak BPBD dan Inspektur Diuji Kompetensi

Khudori Aliandu • Selasa, 30 Januari 2024 | 14:50 WIB

PERCEPAT PEMBANGUNAN: Pemkab Mojokerto mulai menerapkan e-katalog konstruksi dalam pengadaan fisik tahun ini sebagai upaya mempercepat pembangunan dan belanja produk dalam negeri.
PERCEPAT PEMBANGUNAN: Pemkab Mojokerto mulai menerapkan e-katalog konstruksi dalam pengadaan fisik tahun ini sebagai upaya mempercepat pembangunan dan belanja produk dalam negeri.
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pemkab Mojokerto bakal menuntaskan uji kompetensi alias job fit bagi seluruh pejabat setingkat eselon IIB sebagai modal rotasi mutasi yang bakal digelar bulan depan.

Dua pejabat yang belum mengikuti job fit bakal diuji di hadapan lima panelis, Kamis (1/2).

Dua kepala OPD yang kancrit, yakni, Kepala Pelaksana BPBD Yo’I Afrida yang saat itu tengah menjalankan umrah dan Inspektur Kabupaten Mojokerto Poedji Widodo yang pelaksanaan job fit-nya saat itu menunggu surat rekomendasi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Itjen Mendagri RI.

’’Dan Alhamdulillah sekarang dua surat rekomendasi yang kita tunggu sudah turun,’’ ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko.

Baik gubernur maupun Itjen Mendagri RI kata Teguh, sudah memberikan lampu hijau atas pelaksanaan job fit untuk Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

’’Untuk inspektorat kan panselnya harus ada unsur dari pengawasan, jadi pelaksanaannya nanti Kamis (1/2) baru dilanjut uji kompetensi bagi Inspektur dan BPBD,’’ tegasnya.

Sama seperti 22 pejabat sebelumnya, dua pejabat ini bakal diuji oleh tim pansel di Surabaya. Keduanya bakal diuji untuk mengetahui potret kemampuan dirinya seiring pemetaan rotasi mutasi yang bakal dilakukan bulan depan.

Yakni, 40 persen terkait dengan riwayat jabatannya dan 60 persen hasil wawancara bersama panelis.

Dari perpaduan nilai itu, nantinya menjadi dasar laporan tim pansel ke kepala daerah selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Ini bakal menjadi acuan tim memberikan saran kepada PPK atas rotasi mutasi yang bakal digelar.

’’Jadi sekalian ada 24 orang yang kita ajukan sebagai acuan rotasi mutasi ke PPK, dilanjut ke komisi ASN untuk meminta rekomendasi pelantikan,’’ paparnya.

Job fit untuk 24 pejabat ini orentasinya untuk pengisian tiga jabatan setingkat eselon IIB yang lagi lowong.

Di antaranya, staf ahli bupati, asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat sekretariat daerah, dan asisten perekonomian dan pembangunan sekretariat daerah.

Dengan pengisian tiga jabatan tersebut, memang masih menyisahkan tiga jabatan yang masih kosong.

’’Sehingga untuk agenda selanjutnya, kita kembali melakukan pengisian melalui mekanisme selter atau lelang. Jabatan apa saja? Nanti kita tunggu setelah pelantikan gelombang pertama selesai,’’ urainya.

Rotasi di lingkungan Pemkab Mojokerto juga tak sekadar menyasar untuk pengisian tiga jabatan eselon IIB yang lowong.

Pemda menegaskan jika pergeseran sekaligus mengisi jabatan eselon III dan IV yang ditinggal pensiun. Seperti kabag, kabid ataupun sekretaris, dan camat.

Tak terkecuali, eselon IV yang sekarang ini juga banyak yang kosong. Pemetaan terhadap mereka yang bakal dirombak juga sudah dilakukan tim melalui uji kompetensi yang sudah dilakukan November 2023 lalu. (ori/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#pemkab #job fit #eselon II #mojokerto