Kepala Desa Nogosari Yono mengatakan, terdapat sejumlah pembangunan sarpras maupun infrastruktur desa yang tuntas dibangun hingga pengujung 2023 lalu. Mulai dari gedung pelayanan balai desa hingga jalan usaha tani (JUT).
”Prinsip kami, segala bentuk pembangunan di desa ini berorientasi pada pelayanan dan manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat sendiri,” ungkapnya.
Yono menjelaskan, di awal Desember 2023 lalu, pihaknya menuntaskan pembangunan gedung anyar bertemakan Majapahitan di kompleks balai desa.
Gedung seluas 6x12 meter persegi ini menonjolkan unsur bata merah dan aksesoris khas era Wilwatikta.
Yang difungsikan untuk pelayanan masyarakat sekaligus ruang kerja kades. ”Anggarannya dari BK Desa Tahun 2023 senilai Rp 400 juta. Mulai dikerjakan sejak September 2023,” tutur Yono.
Berdirinya gedung ini, lanjut Yono, tak sekadar menonjolkan konsep arsitektur belaka.
Melainkan mengandung filosofi kejayaan Majapahit yang berpusat di wilayah Mojokerto.
Berikut, mendorong terwujudnya pelayanan publik yang optimal dan efisien di wilayah dua dusun tersebut.
”Filosofinya, tempat kita ini dulunya bagian dari kerajaan besar, Majapahit. Mudah-mudahan kedepan Mojokerto, khususnya Desa Ngosari, jadi besar juga,” sebut Kades.
Selain itu, jalan usaha tani (JUT) berdimensi 3x250 meter persegi rampung dibangun di Dusun Dusun Bulakkunci di tahun yang sama.
Menurut Yono, pembangunan jalan dengan aspal hotmix tersebut sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat Desa Nogosari yang 95 persen merupakan petani.
”Untuk JUT ini anggarannya dari DD Tahun 2023. Dalam pembangunannya kita juga melibatkan masyarakat desa,” tuturnya.
Dinilai berdampak banyak bagi masyarakat, di tahun ini pihaknya bakal meneruskan pembangunan infrastruktur jalan tersebut. Lantaran dinilai mampu mendorong sekaligus menunjang aspek ekonomi dan sosial masyarakat sehari-hari.
”Agar kegiatan ekonomi kemasyarakatan dirasakan warga dan lebih tepat sasaran. Seperti ongkos kirim hasil tani misalkan. Setelah jalan ini selesai dibangun, ongkosnya turun sekitar 50 persen,” tandas Yono. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah