Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mutasi Jabatan Eselon II hingga IV di Pemkab Mojokerto Berpeluang Digelar Bulan Depan, Usai Job Fit Kalak BPBD dan Inspektur Rampung

Khudori Aliandu • Sabtu, 20 Januari 2024 | 13:05 WIB

ilustrasi mutasi jabatan. (dok JawaPos.com)
ilustrasi mutasi jabatan. (dok JawaPos.com)
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pemkab Mojokerto menargetkan mutasi di lingkungan Pemkab Mojokerto berlangsung bulan depan. Mutasi itu juga bakal dilanjut dengan lelang tiga jabatan eselon IIB yang lowong.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, memastikan agenda mutasi di lingkungan pemda segera dilakukan. Paling cepat dilakukan pada bulan depan. ’’Paling cepat mutasi akan digelar pada Februari,’’ ungkapnya.

Masih ada sejumlah tahapan yang harus dituntaskan sebelum pelantikan dilakukan. Salah satunya, tim pansel harus menuntaskan job fit kepada dua pejabat yang kancrit.

Masing-masing, Kepala Pelaksana BPBD Yo’I Afrida yang sebelumnya tengah menjalankan umrah dan Inspektur Kabupaten Mojokerto Poedji Widodo yang pelaksanaan job fit-nya menunggu surat rekomendasi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Itjen Mendagri RI.

’’Dan update dari BKPSDM, surat rekomendasi gubernur sudah turun, tinggal yang dari Itjen Mendagri, itu juga sudah kita komunikasikan, paling tidak pekan depan juga sudah turun,’’ tegasnya.

Sehingga hemat Teguh, penuntasan job fit kepada dua pejabat juga bakal digeber pekan depan.

’’Setelah itu hasilnya baru kita kirim ke KASN untuk meminta rekomendasi pelantikan. Baru, selanjutnya kita akan buka selter untuk tiga jabatan yang masih kosong,’’ paparnya.

Dengan pengisian melalui sistem rotasi untuk staf ahli bupati dan dua asisten sekretariat daerah, lanjut Teguh, memang masih menyisahkan tiga jabatan yang masih kosong.

Hanya saja, pihaknya tidak tahu pasti jabatan mana saja yang nantinya dilelang. Sebab, kondisi itu baru bisa diketahui setelah kepala daerah sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) memutuskan memilih nama-nama pejabat yang digeser.

’’Jadi, itu menjadi ranah ibu bupati selaku PPK. Makanya setelah pelantikan nanti, kita baru mengetahui jabatan mana yang bakal kita buka selter, keputusan final tetap ada di PPK,’’ paparnya.

Sebelumnya, Teguh memastikan rotasi di lingkungan Pemkab Mojokerto juga menyasar jabatan eselon III dan IV yang ditinggal pensiun. Selain penyegaran, sekaligus mengisi kekosongan jabatan yang lama kosong.

Melalui rekam riwayat jabatan dan wawancara yang dilakukan lima panelis ini, kepala daerah bisa melakukan penataan secara tepat dan terukur.

Hal itu untuk memastikan berjalannya roda organisasi tetap sehat dan kredibel sesuai dengan visi-misi.

’’Selain eselon II, jabatan eselon III. Seperti kabag, kabid ataupun sekretaris, dan camat juga akan diisi. Termasuk untuk eselon IV yang sekarang ini juga banyak yang kosong akibat ditinggal pensiun,’’ jelas Teguh. (ori/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#pemkab #mutasi #jabatan #mojokerto