KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Angin kencang yang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Mojokerto, Kamis (11/1) sore, mengakibatkan sejumlah kerusakan.
Selain membuat pohon tumbang, sedikitnya 26 bangunan rusak terdampak angin kencang. Pemkab Mojokerto melalui BPBD membagikan 28 unit terpal sebagai penanganan darurat pasca bencana.
BPBD Kabupaten Mojokerto mencatat, sedikitnya 20 pohon tumbang dan 26 bangunan rusak diterjang angin kencang di lima kecamatan.
Dusun Wunut, Desa Sampangagung, Kutorejo, menjadi titik paling terdampak dari bencana hidrometeorologi tersebut.
Sebanyak 11 rumah, satu madrasah, satu masjid rusak dan empat pohon tumbang terdampak bencana.
"Untuk titik yang terparah di Dusun Wunut, Desa Sampangagung," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim, Jumat (12/1).
Selain itu, 10 deretan ruko di sekitar Lapangan Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, dan tiga rumah di Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, rusak di bagian atap. Total, sedikitnya 26 bangunan rusak diterjang angin.
"Untuk penanganan kedaruratan, sementara kita bantu dengan membagi terpal, total ada 28 unit," ungkapnya.
Tak berhenti di situ, petugas turut melakukan asesmen pada bangunan rusak yang terdampak. Untuk memproyeksi bangunan yang layak diberi bantuan oleh pemkab.
"Untuk asesmen lanjutan dari bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi terkait pemberian bantuan terdampak bencana," tutur Khakim.
Di samping itu, tercatat 20 pohon tumbang dihempas angin. Di antaranya, 15 pohon tumbang di wilayah pusat Mojosari - Pungging.
Hingga Jumat (12/1) siang, terpantau petugas gabungan masih melakukan evakuasi sisa material pohon tumbang, Kamis (11/1) sore.
"Sampai siang ini sebagian masih ada yang kita evakuasi. Karena jumlah pohon yang tumbang banyak," sebutnya.
Diberitakan sebelumnya, hujan disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 15.30, Kamis (11/1). Angin menghempas lima kecamatan di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Yakni, Kecamatan Kutorejo, Dlanggu, Mojosari, Pungging, dan Bangsal. Akibatnya tiupan dengan kecepatan sekitar 30 km/jam tersebut sejumlah jaringan kabel listrik rusak hingga padam.
Berikut pohon tumbang serta sejumlah bangunan rusak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dikabarkan, dua orang terluka dan dirawat di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah