Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Usulkan Pengadaan Bus Sekolah, DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Ajukan Proposal ke Kemenhub

Martda Vadetya • Selasa, 9 Januari 2024 | 18:45 WIB

MASIH DIRANCANG: DPRKP2 Kabupaten Mojokerto tengah merancang konsep pengoperasian bus sekolah gratis di wilayah 18 Kecamatan.
MASIH DIRANCANG: DPRKP2 Kabupaten Mojokerto tengah merancang konsep pengoperasian bus sekolah gratis di wilayah 18 Kecamatan.
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pemkab Mojokerto tengah membenahi jaringan transportasi publik di 18 Kecamatan.

Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto merencanakan pengoperasian bus sekolah gratis.

Selain mempermudah mobilitas pelajar, keberadaan bus sekolah diyakini mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.

Kepala Bidang LLAJ DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Setyo Budi menuturkan, pihaknya berupaya mendatangkan armada mini bus kapasitas 22 seats untuk bus sekolah gratis.

Itu diproyeksikan mengangkut para pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Mojokerto.

’’Untuk realisasi, saat ini kami belum bisa jawab pasti. Harapannya bisa dalam waktu dekat. Yang jelas, dalam tahun ini proposal kita kirim ke Kementerian (Perhubungan),’’ ungkapnya.

Setyo mengatakan, kini pihaknya tengah merancang dan mengkaji konsep bus sekolah tersebut.

Agar, pengoperasian angkutan sekolah itu nantinya mengakomodir kebutuhan dan dapat beroperasi maksimal.

Tapi, saat ini Dishub belum bisa menjabarkan jumlah armada bus sekolah yang dibutuhkan untuk beroperasi di 18 Kecamatan.

’’Konsep masih kita rancang, mungkin realisasinya nanti bertahap. Kebutuhan armada disesuaikan dengan luas wilayah dan keberadaan 142 sekolah,’’ urai Setyo.

Usulan ini, lanjut Setyo, mempertimbangkan sejumlah aspek. Di antaranya, menekan tingginya pengendara motor di bawah umur dan menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar.

Hingga sekaligus mengatasi persoalan kian minimnya jaringan angkutan umum di Bumi Majapahit.

’’Karena memang usulan ini berdasarkan banyak pertimbangan,’’ tuturnya.

Rencana pengoperasian angkutan sekolah ini, kata Setyo, sekaligus sebagai salah satu langkah Dishub untuk kembali menggeliatkan transportasi umum di tengah masyarakat.

Setelah Pemprov Jatim meluncurkan armada Trans Jatim dengan rute Mojokerto ke daerah lain.

Berikut angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) trayek Mojokerto-Batu yang disebut-sebut bakal di-launching dalam waktu dekat.

’’Memang jaringan angkutan umum kita masih minim untuk mengakomodir kalangan pelajar. Harapannya, bus sekolah ini nanti bisa menjawab berbagai pertimbangan tersebut,’’ tandas kabid LLAJ ini. (vad/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#bus #kabupaten #sekolah #mojokerto