Kabag Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Mojokerto Yuni Laili Faizah menegaskan, lelang dini yang sudah digeber sejak akhir 2023 lalu sudah muncul pemenang. ’’Lelang dini untuk enam paket proyek progresnya sesuai timeline,’’ ungkapnya.
Sesuai pantauan di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), enam paket proyek di antaranya, pengadaan bangunan penghubung antargedung (connector) di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari yang dimenangkan CV King Arkha Perkasa dengan penawaran Rp 8,5 miliar dari pagu Rp 10 miliar.
Rekanan asal Lumajang ini berhasil lolos setelah PT. Mandiri Langgeng Gemilang yang penawarannya lebih rendah dinyatakan tak lolos pada tahap evaluasi.
’’Berdasarkan bukti kepemilikan dari pemberi sewa peralatan (PT. Mandiri Langgeng Gemilang), spesifikasi genset tidak sesuai dengan yang disyaratkan pada dokumen pemilihan,’’ tegasnya.
Selain itu, belanja modal Jembatan Purworejo dimenangkan CV. Naga Kencana Wiratama asal Surabaya dengan penawaran Rp 4,7 miliar dari pagu sebesar Rp 5,3 miliar.
Lalu, pembangunan Jembatan Brugan dimenangkan Jaya Abadi asal Kota Mojokerto dengan penawaran Rp 1,8 miliar dari pagu Rp 2,2 miliar. Sedangkan pembangunan Jembatan Kedungudi dimenangkan dengan CV.Sido Mukti asal Kota Malang dengan nilai Rp 1,7 miliar dari pagu Rp 2,2 miliar.
Tahap lelang empat proyek ini akan masuk ke proses teken kontrak dan dilanjutkan pengerjaan.
’’Secara teknis diserahkan ke masing-masing dinasnya. Untuk dinas PUPR sudah lewat masa sanggah jadi bisa dilanjut SPPBJ dan teken kontrak. Begitu juga untuk RSUD juga sudah melewati masa sanggah dan bisa dilanjut SPPBJ dan kontrak,’’ paparnya.
Sementara, dua proyek di bawah kendali dinas pendidikan, juga sudah muncul pemenang.
Terdiri CV. Artha Media Persada dengan penawaran Rp 1 miliar dari pagu Rp 1,3 miliar untuk pembangunan gedung TKNP II Dlanggu dan CV. Artha Kencana Nararya dengan penawaran Rp 936 juta dari pagu Rp 1,3 miliar untuk pembangunan pagar SMPN 1 Trowulan.
Hanya saja, saat ini kedua paket tersebut masih menunggu masa sanggah habis.
Yuni menegaskan, enam proyek yang masuk lelang dini ini sebagian besar ditetapkan sebagai proyek strategis daerah pada APBD 2024.
’’Sesuai data, tender dini paket strategis 2024 ini ada lima proyek, sehingga dari enam paket hanya satu di antaranya yang tidak masuk paket strategis yakni Jembatan Brugan,’’ tandasnya. (ori/ron)
Editor : Fendy Hermansyah