Informasi yang dihimpun, massa aksi konvoi mulai memadati halaman Mapolsek Sooko sekitar pukul 21.00. Para pesilat datang dari sejumlah daerah sekitar. Mulai dari Gresik, Jombang hingga Nganjuk.
Sehingga pergerakan massa konvoi terbagi menjadi beberapa kelompok. Mengendarai motor, para pesilat tiba di lokasi melintasi wilayah Kota Mojokerto dan Trowulan.
Massa aksi memakai sejumlah atribut perguruan. Mulai dari kaos, jaket, hingga bendera berlambangkan IKSPI Kera Sakti.
Setelah ditemui Kapolsek Sooko dan PJU Polres Mojokerto, massa aksi bertahap membubarkan diri sekitar pukul 22.30.
Saat beranjak dari Mapolsek, arus lalu lintas jalan nasional Surabaya - Jombang sempat tersendat.
Konsentrasi massa terpecah sesuai daerah asal mereka. Sejumlah massa aksi konvoi bergerak keluar lewat Trowulan dan Kota Mojokerto.
"Ini aksi solidaritas yang tidak direncanakan (terkoordinir). Ada anggota kami yang menjadi korban tindak kriminalitas murni. Nah, aksi ini menuntut supaya kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelakunya. Laporan polisi sudah kita buat (di Polsek Sooko) Minggu (24/12) pagi," beber Ketua Cabang IKSPI Kera Sakti Mojokerto M Affandi selepas aksi. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah