Tak sekadar siaga di depan, petugas juga diminta mensterilkan lingkungan gereja dari segela bentuk ancaman di setiap waktu ibadah tiba sehingga jemaat nyaman dan khusyuk beribadah Natal.
Selain persenjataan lengkap, petugas juga dibekali peralatan tambahan seperti metal detector dan mirror detector.
Tujuannya tak lain untuk mendeteksi keberadaan barang-barang mencurigakan yang masuk ke dalam gereja.
Bahkan, setiap jemaat gereja juga wajib menjalani pemeriksaan sebelum menjalankan mulai malam misa tadi malam hingga puncak natal pagi ini.
Pengecekan dan sterilisasi tersebut bahkan dipimpin langsung Kapolres Mojokerto Kota yang baru, AKBP Daniel S. Marunduri.
Pengecekan diawali di Gereja Allah Baik Jalan HOS. Cokroaminoto dan diikuti 37 gereja lainnya yang tersebar di wilayah Kota dan utara sungai.
Lima personel Satsamapta turut diminta berjaga selama 24 jam mulai kemarin hingga 1 Januari mendatang.
’’Saya minta agar jajaran petugas Polresta Mojokerto memastikan seluruh umat kristen yang menjalankan ibadah merasakan keamanan tanpa ada gangguan. Semoga saudara kita umat kristen nyaman menjalankan ibadah menyambut Natal,’’ tandasnya.
Selain sterilisasi gereja, Polresta juga menggelar patroli skala besar di seputaran wilayah kota dan sebagian utara sungai.
Sasarannya adalah sejumlah pos pengamanan Natal dan Tahun Baru (nataru) yang sudah disiagakan sejumlah personel gabungan baik dari TNI, satpol PP, tim medis, hingga relawan.
Patroli ini sekaligus untuk menjamin wilayah Kota Mojokerto dari segala bentuk ancaman dan gangguan keamanan, mulai dari tindak kriminalitas hingga kemacetan dan kecelakaan.
’’Saya berharap perayaan Natal dan tahun baru di wilayah Hukum Polresta Mojokerto diberikan kelancaran, kemudahan dalam segala hal,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah