Memadukan sektor pertanian dan wisata yang potensial, Pemdes Duyung tengah mewujudkan wisata kampung durian khas Trawas.
Kades Duyung Jurianto Bambang Siswantoro menuturkan, saat ini pemdes tengah fokus mengembangkan Desa Duyung sebagai ikon buah durian khas Trawas.
Sebab menurutnya, Desa Duyung merupakan gudangnya buah durian yang ada di lereng Gunung Penanggungan.
’’Beberapa waktu lalu desa kita dinobatkan Ibu bupati sebagai kampung durian. Saat ini, kita sedang kembangkan wisata Sumber Lumpang yang memadukan wisata alam dan pertanian durian,’’ ungkapnya.
Dijelaskannya, objek wisata yang berdiri di atas lahan sekitar 90 hektare tersebut sedang dalam proses pembangunan sejak tahun lalu.
Di mana sebagian besar kawasan wisata tersebut merupakan kebun durian.
’’Ada kebun durian, wisata air, camping ground hingga wisata kuliner. Jadi lengkap,’’ sebut Jurianto.
Nantinya, para penggemar buah legit beraroma khas ini bisa memanen dan menikmati langsung di kebunnya.
Ada berbagai jenis durian yang bisa didapat tanpa merogoh kocek terlalu dalam. Sebab, dengan Rp 25 ribu pengunjung bisa menikmati sensasi makan durian jatuh dari pohonnya.
Plus, tiket masuk Rp 5 ribu, wisatawan bisa menikmati wahana yang ada. ’’Ada bermacam-macam jenis durian. Mulai dari durian lokal, merica sampai varietas montong. Dan harganya nanti lebih murah 50 persen dari yang dijual di pasaran,’’ beber kades.
Sedikitnya, 150 petani durian dilibatkan dalam destinasi wisata ini. Terlebih, Wisata Sumber Lumpang juga mengusung konsep eduwisata tentang durian.
Sehingga, para pengunjung yang berstatus pelajar bisa belajar langsung seputar pertanian durian langsung dari ahlinya.
’’Tentunya ada edukasi buat pengunjung juga nanti, baik untuk pelajar TK, SD maupun SMP. Kita ajarkan bagaimana proses menanam durian, proses panennya bahkan sampai pemasarannya juga,’’ urai Jurianto.
Dikatakannya, buah khas wilayah tropis ini masuk musim panen setiap bulan Desember hingga April.
Tak pelak, wisata yang dikelola BUMDes Gunung Mas bersama warga ini akan dibuka akhir tahun nanti.
’’Rencananya kita akan launching Desember nanti tepat waktu musim panen durian tiba,’’ tandasnya. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah