Dengan catatan tersebut, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menganugerahkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebagai Pemrakarsa Gerak Jalan Mengarak Kain Merah Putih sepanjang 178 Meter.
Perwakilan MURI yang hadir saat pemberangkatan di lapangan Raden Wijaya Surodinawan Kota Mojokerto, Ari Andriani mengapresiasi inisiasi Gubernur Khofifah atas ajang massal kali ini.
Menurutnya, GMS 2023 pantas mendapatkan penghargaan karena belum pernah ada sebelumnya. Dalam rekor tersebut, angka 78 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemprov Jatim yang ke-78.
Sementara, kain merah putih menjadi pertanda rasa nasionalisme dalam memperingati Hari Pahlawan yang jatuh 10 November nanti.
’’Pemberian Rekor ini menjadi yang ke-25 selama masa pemerintahan Ibu Gubernur Khofifah sebagai pemimpin di Provinsi Jawa Timur. Terima Kasih atas seluruh inovasi dan kreatifitas yang diberikan,’’ terang Ari.
GMS 2023 sendiri diikuti 8.040 peserta dari berbagai wilayah. Termasuk 3 ribu parade sepeda juang yang ikut memeriahkan ajang tahunan ini.
Menempuh jarak 55 km dari Kota Mojokerto, ribuan peserta disambut dengan hiburan dari sederet artis saat tiba di garis finis Tugu Pahlawan Kota Surabaya.
Total hadiah yang disiapkan juga cukup fantastis, yakni mencapai Rp. 102,5 juta untuk para peserta.
Dalam pidatonya, Gubernur Khofifah menyampaikan jika GMS sebagai napak tilas sejarah perjuangan dan kepahlawanan.
Yang mana, Kota Mojokerto sebagai episentrum Kerajaan Majapahit perlu dijadikan bahan refleksi dalam menjalin persatuan kesatuan.
Layaknya Mahapatih Gajah Mada yang berhasil menyatukan pulau-pulau di luar Jawa menjadi satu kesatuan yakni Nusantara.
’’Kalau di Mojokerto adalah episentrum Majapahit, maka hari ini kita berjalan menyusuri perjuangan dalam menyatukan semangat hingga sampai ke Tugu Pahlawan Surabaya,’’ terangnya.
Meski baru digelar usai vakum tiga tahun, tak menyurutkan sejumlah peserta untuk ikut menyemarakkan.
Termasuk peserta tertua, yakni M. Ansor yang berusia 84 tahun dan peserta terjauh asal Padang Balua Sulawesi Selatan.
Sedangkan, untuk peserta tertua pesepeda kuno, tercatat berusia 70 tahun asal Wringin Anom Gresik. Sedangkan peserta sepeda kuno terjauh berasal dari Tabanan Bali.
Gubernur Khofifah yang didampingi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dan Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati ikut berjalan bersama peserta melewati rute pendek dengan finish di Pendopo Graha Majatama Pemkab Mojokerto. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah