Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemdes Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Dorong Kesejahteraan Petani Tembakau

Yulianto Adi Nugroho • Jumat, 3 November 2023 | 16:05 WIB

KOMODITAS UTAMA: Pertanian tembakau di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, terus mengalami kemajuan.
KOMODITAS UTAMA: Pertanian tembakau di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, terus mengalami kemajuan.
DESA Banyulegi menjadi salah satu sentra penghasil tembakau di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Upaya peningkatan produksi terus dilakukan pemerintah desa setempat untuk mendukung kesejahteraan petani.

Tembakau menjadi komoditas utama pertanian Desa Banyulegi. Jumlah petaninya terus bertambah dari tahun ke tahun.

Kini, lahan tembakau di kampung di utara Sungai Brantas itu sudah tersebar di semua dusun.

Yakni Banyulegi, Ngarus, Balong, dan Galagah. ’’Sekarang ada sekitar 100 petani, naik 50 persen dari sebelumnya,’’ kata Kepala Desa Banyulegi Toni.

Berkembangnya pertanian tembakau seiring dengan potensi keberhasilan panen yang terus meningkat.

Toni menyebut musim panen tahun ini para petani bisa semringah karena hasilnya melimpah dan harga jual tembakau yang tinggi.

’’Alhamdulillah kesejahteraan petani meningkat,’’ imbuh dia.

KOMODITAS UTAMA: Pertanian tembakau di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, terus mengalami kemajuan.
KOMODITAS UTAMA: Pertanian tembakau di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, terus mengalami kemajuan.

Menurutnya, keberhasilan petani tak lepas dari kebijakan pro tembakau yang selama ini berlangsung untuk kelompok tani.

Seperti bantuan pupuk dari pemkab, BLT dari Bea Cukai, hingga yang terbaru yakni dukungan dari tengkulak luar daerah berupa mesin perajang. ’

’Mesin ini membuat jumlah produksi ikut naik karena lebih cepat prosesnya,’’ tandas Toni. Peningkatan hasil panen juga muncul setelah adanya kebijakan semua bagian tembakau terjual tanpa dipotong bagian tulang daun.

Toni menyatakan pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan warga.

Di samping sektor pertanian, pemdes juga terus mengupayakan pengentasan berbagai permasalah. Salah satunya yakni banjir langganan dari Sungai Lamong.

Saat ini, menurut Toni, proses normalisasi telah dilakukan oleh BBWS Bengawan Solo sehingga potensi banjir luapan terantisipasi.

Insyaallah musim penghujan nanti tidak ada banjir lagi,” harapnya. (adi/ron)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#banyulegi #dawarblandong #kabupaten #mojokerto #pemdes