’’Jalur Mojokerto-Batu via Cangar pakai minibus elf,’’ ungkap Kepala Dishub Provinsi Jawa Timur Nyono.
Menurutnya, transportasi umum yang bakal disediakan Pemprov Jatim untuk jalur Terminal Kertajaya Kota Mojokerto-Kota Batu nantinya bukan termasuk Trans Jatim melainkan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Dengan kapasitas 10 penumpang, pihaknya memastikan segera mengoperasikan lantaran trayek tersebut sudah mengantongi izin.
’’Izin trayek sudah saya tandatangani. Tinggal realisasinya saja,’’ tuturnya.
Medan yang curam dan rawan rem blong di kawasan Cangar-Pacet, membuat pemerintah tak menggunakan bus dan memilih minibus sebagai moda transportasi untuk layanan masyarakat.
’’Elf ini juga lebih aman. Karena kan short, body-nya juga tidak terlalu panjang. Dan elf bisa naik,’’ ujar Nyono.
Menurutnya, minibus ini tak lain bagian dari upaya pemerintah untuk mengembangkan potensi wisata dan perekonomian di dua daerah tersebut.
Apalagi, hasil evaluasi jalur selatan yang membelah hutan HR Soerjo itu memiliki panorama alam yang sangat indah.
Kondisi itu menjadi jujukan banyak wisatawan berbagai daerah untuk menikmatinya di tengah hari libur.
’’Jadi kami optimistis bisa mengungkit pertumbuhan perekonomian wisata yang ada di Batu hingga Pacet, Kabupaten Mojokerto,’’ paparnya. (ori/ron)
Editor : Fendy Hermansyah