Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jembatan Brantas Tol Jombang Mojokerto Dievaluasi, Arus Kendaraan Rekayasa Contraflow

Farisma Romawan • Selasa, 24 Oktober 2023 | 15:10 WIB

RAMAI: Arus lalu lintas kendaraan di jalur Tol Jombang-Mojokerto (Jomo)
RAMAI: Arus lalu lintas kendaraan di jalur Tol Jombang-Mojokerto (Jomo)
GEDEG, Jawa Pos Radar Mojokerto - Arus lalu lintas di Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), tepatnya di Jembatan Brantas KM 705, Desa/Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto, malam ini bakal sedikit tersendat.

Pasalnya, Kementerian PUPR akan mengevaluasi sekaligus menguji dinamis kekuatan jembatan selama lima jam, terhitung mulai pukul 19.00 hingga 24.00.

Dengan gelaran itu, maka arus kendaraan yang melintas di tol mau tidak mau harus direkayasa untuk menghindari kemacetan panjang dan kecelakaan.

Contraflow menjadi satu-satunya pilihan rekayasa agar pengendara tetap bisa melintasi jalur cepat tanpa harus keluar tol.

Kanit PJR Jatim III Polda Jatim, AKP Imam Syaifudin Rodji menegaskan, contraflow lebih dulu diterapkan di jalur B.

Atau, lalu lintas dari arah Surabaya menuju Jombang dipindah masuk ke jalur A mulai KM 706 sampai KM 702 dari pukul 19.00 hingga 21.00.

Pun demikian untuk arus di jalur B atau dari Jombang ke Surabaya, akan dipindah ke jalur A sejak KM 702 sampai 706 dari pukul 21.00 hingga 24.00.

’’Estimasi total waktu evaluasi dan uji dinamis bisa selama lima jam, mulai pukul 19.00 sampai 23.00 atau lebih. Sementara ini kami sudah siapkan rekayasa contraflow,’’ ujarnya.

Untuk memastikan keamanan pengguna tol, Imam akan menyiagakan petugas serta memasang rambu-rambu agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.

Siaga dititikberatkan agar mereka tidak melebihi batas kecepatan serta menjaga jarak aman saat melintas. Sehingga tidak sampai terjadi kemacetan hingga kecelakaan saat proses uji dinamis berjalan.

’’Agar pengendara lebih hati-hati serta mematuhi rambu-rambu karena ada perpindahan arus. Kami siagakan petugas di lapangan untuk mengarahkan arus kendaraan,’’ tandasnya.

Uji dinamis serta evaluasi jembatan tol sepanjang 300 meter itu nantinya akan dilakoni konsultan dan tenaga ahli yang ditunjuk Kementerian PUPR.

Monitoring ini menjadi agenda wajib tahunan guna mengukur kekuatan jembatan dalam memikul beban kendaraan.

Waktu uji di malam hari dipilih untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas yang biasa terjadi saat pagi hari. Termasuk juga menghindari risiko kecelakaan kendaraan jika dilakukan dini hari.

’’Mohon maaf kepada pengguna jalan yang melintas di lokasi dan jam tersebut apabila terganggu kenyamanan dan kelancarannya,’’ pungkasnya. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#jombang #tol #jomo #mojokerto