Tak sekadar menyediakan halte, Dishub juga menarget 20 bus bisa beroperasi penuh sejak diresmikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
Ritase tiga kali sehari diupayakan bisa segera terwujud guna menampung tingginya animo masyarakat di utara sungai.
Kabid Angkutan Jalan Dishub Jatim, Ainur Rofiq mengklaim, koridor III memiliki prospek yang cukup bagus, mengingat tingkat kebutuhan masyarakat akan moda transportasi umum ini cukup tinggi.
Khususnya di utara sungai mulai Kecamatan Jetis hingga Kecamatan Dawarblandong yang mulai banyak dibangun pusat pendidikan, kawasan industri, hingga layanan kesehatan.
Dengan begitu, maka permintaan akan angkutan umum juga ikut meningkat.
’’Maka dari itu, rute bus yang sudah kami tentukan nantinya akan melewati sejumlah pelayanan publik dan kawasan pemukiman padat penduduk. Selama ini di utara sungai memang belum ada sarana angkutan umum yang tersambung langsung ke wilayah Gresik hingga Surabaya,’’ ujarnya.
Nah, untuk mendukung kebutuhan itu, Rofiq juga menambah kuantitas perjalanan setiap bus.
Yakni minimal 3 kali pulang pergi dalam sehari, mulai dari terminal Kertajaya Kota Mojokerto menuju terminal Balongpanggang Gresik. Jika hal itu bisa diterapkan, maka dalam sehari akan ada 60 kali perjalanan bus.
’’Kami buatkan lebih banyak halte ketimbang koridor I dan II agar masyarakat dari kawasan hutan juga bisa terakomodasi,’’ tandasnya.
Namun Rofiq tak mengelak, fasilitas pendukung belum sepenuhnya terbangun. Khususnya halte yang baru terbangun 3 dari 40 titik yang sudah ditentukan.
Sisanya, Rofiq menargetkan pembangunan halte akan tuntas pada akhir Desember mendatang.
’’Sebenarnya mulai awal Oktober sudah bisa digarap. Namun karena lelangnya molor, sehingga pembangunan juga ikut mundur,’’ terang Rofiq.
Untuk kapasitas, satu bus nantinya bisa menampung maksimal 30 penumpang, yang terdiri dari 20 duduk di kursi dan 10 hand grip.
Sama seperti koridor I dan II, bus koridor III juga dilengkapi fasilitas pendingin ruangan, kamera pemantau hingga alat kesehatan dan keselamatan.
’’Koridor III ini lebih banyak haltenya dari koridor I dan II karena bisa untuk menampung siswa sekolah, karyawan pabrik sampai pegawai,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah