Sayangnya, kondisi jalan yang sempit dan rusak membuat perkembangan ikon desa berdaya ini tak bisa optimal.
Kepala Desa Pacet Yadi Mustofa, mengatakan, COD Tegal Klopo sebelumnya diluncurkan sebagai ikon desa berdaya di Desa Pacet oleh Bupati Ikfina Fahmawati.
Program Desa Berdaya ini untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakatnya.
’’Meski sudah diresmikan menjadi desa berdaya, akses jalan menuju COD Tegal Klopo belum dapat perhatian serius dari pemerintah daerah,’’ ungkapnya.
Jalan berstatus kabupaten yang menjadi akses satu-satunya menuju desa wisata tersebut kondisinya cukup memprihatikan.
Sehingga, hemat Yadi, jalanan sepanjang 4 kilometer yang rusak dan sempit menjadikan pemdes kesulitan dalam mengembangkan COD Tegal Klopo yang kini sebagai ikon desa berdayanya.
’’Jadi, yang kita kejar saat ini infrastrukturnya, jalan sepanjang empat kilometer ini ternyata masuk K1, jadi perlu penanganan agar layak,’’ tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, pemdes berkirim surat ke Bupati Mojokerto terkait penanganan infrstukturnya. Baik berupa perbaikan jalan ataupun lampu penerangan jalan umum (PJU) sebagai pendukung akses menuju wisata desa.
Hal itu seiring dengan program desa berdaya Desa Pacet yang berupaya meningkatkan BUMDes agar bisa berkembang seperti desa-desa lainnya.
’’Sejauh ini kunjungan wisata saat Sabtu dan Minggu sudah ramai, tetapi keluhan pengunjung akses jalannya belum layak untuk kendaraan besar,’’ paparnya.
Menurutnya, jika akses jalan mendukung, pemdes optimistis ke depan COD Tegal Klopo akan kian melejit dan menjadi magnet wisatawan.
Sebab, berada di ketinggian 868 mdpl, wisatawan bakal dibuat ketagihan.
Terlebih dengan pemandangan Gunung Welirang yang tampak gagah berpadu dengan pemandangan Gunung Penanggungan di kejauhan.
Ditambah lagi sensasi gemerlap lampu pedesaan Pacet dan Padusan yang indah di malam hari.
’’Sangat cocok untuk tempat berlibur dan berkemah bagi keluarga ataupun komunitas. Udara khas pegunungan di COD Tegal Klopo juga membuat pikiran lebih fresh dan menghilangkan penat,’’ ungkapnya.
Tak kalah menarik, wisatawan juga bisa menikmati sejumlah fasilitas. Di antaranya, kamar mandi, listrik, musala, camping ground hingga beragam spot foto kekinian dengan view siang dan malam hari yang sangat memukau.
Keberadaan COD Tegal Klopo ini sebelumnya juga mendapat apresiasi dari Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.
Sebab, pemerintah desa bisa membaca potensi yang luar biasa untuk dikembangkan.
’’COD Tegal Klopo memang menyuguhkan pemandangan Gunung Welirang yang sangat indah, selain itu udara di sini juga sangat sejuk. Ini adalah salah satu potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Sesuai namanya, paling tidak bisa dikembangkan nanti, agar kelapa menjadi salah satu hal yang dominan menjadi suguhan,’’ ungkap Ikfina, beberapa waktu lalu.
Ikfina berharap, dengan diresmikannya pengembangan COD Tegal Klopo ini akan bisa menjadi salah satu tempat pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Pacet.
Bupati berharap ekonomi masyarakat Desa Pacet bisa meningkat dan COD Tegal Klopo akan terus berkembang. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah