Khusus formasi guru dilakukan tanpa tes atau langsung penempatan tugas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko menegaskan, rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2023 yang sebelumnya diusulkan pemda sudah mendapat kepastian Kementerian Pendayagunaan dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Sesuai surat yang diterima daerah, pendaftaran dimulai Rabu (20/9).
’’Sesuai dengan persetujuan Menpan-RB, tahun ini ada 590 formasi yang kita buka. Formasi hanya untuk P3K, tidak ada CPNS,’’ ungkapnya.
Menurutnya, ratusan lowongan P3K tersebut diprioritaskan khusus untuk formasi tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan.
Masing-masing 460 untuk guru dan 130 untuk tenaga kesehatan. Sesua jadwal, pendaftaran berlangsung hingga 9 Oktober. Sedangkan, seleksi administrasi terjadwal pada 20 September sampai 12 Oktober.
’’Dilanjut pengumuman hasil seleksi administrasi pada 13 sampai 16 Oktober,’’ tuturnya.
Khusus 460 formasi guru, Teguh menegaskan, rekrutmen dialokasikan untuk kebutuhan khusus dengan kriteria pelamar prioritas yang sebelumnya memenuhi nilai ambang batas minimal pada seleksi P3K jabatan fungsional (JF) guru tahun 2021 dan belum pernah dinyatakan lulus pada seleksi P3K JF guru periode sebelumnya.
Sehingga, pemenuhan formasi tersebut tidak lagi dilakukan tes, melainkan sebatas memenuhi kelengkapan syarat administrasi saja.
’’Termasuk seleksi kompetensi dan wawancara bagi pelamar formasi kebutuhan khusus dengan kriteria pelamar prioritas JF guru ini juga menggunakan hasil seleksi P3K tahun 2021,’’ tegas Teguh.
Formasi guru P3K tahun ini, lanjut Teguh, paling banyak diploting untuk kebutuhan guru kelas ahli pertama sebanyak 336 formasi.
Disusul, guru penjaskes 30 formasi. Lalu guru agama 22 formasi, dan masing-masing 16 formasi untuk guru Bahasa Indonesia dan guru bimbingan konseling (BK).
Selanjutnya, ada guru matematika 12 lowongan, guru seni budaya 11 lowongan, guru PPKn 7 lowongan.
Tak hanya itu, juga ada guru IPA 5 formasi, guru TIK 3 formasi, dan guru prakarya dan kewirausahaan 2 formasi.
’’Jadi, untuk formasi guru tahun ini tanpa tes lagi, mereka tinggal penempatan saja karena sudah lulus sesuai passing grade sebelumnya,’’ papar Teguh.
Sebaliknya, untuk 130 kuota formasi nakes, rekrutmen tetap dilakukan melalui beberapa seleksi.
Kali pertama, tahapan administrasi dilanjut seleksi kompetensi menggunakan computer assisted test (CAT).
Terdiri kompetensi teknis, kompetensi manajerial, sosial kultural dan wawancara.
’’Pelaksanaan seleksi kompetensi ini dijadwalkan pada 8 November sampai 2 Desember. Sedangkan pelaksanaan seleksi kompetensi teknis tambahan di jadwal 13 November sampai 4 Desember,’’ jelasnya.
130 formasi ini disebar di sejumlah puskesmas. Baik untuk profesi dokter 1 formasi, dokter gigi 2 formasi, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku 14 formasi, asisten apoteker 11 formasi, bidan 41 formasi, nutrisionis 12 formasi, perawat 24 formasi, pranata laboratorium kesehatan 12 formasi, tenaga sanitasi lingkungan 12 formasi. (ori/ron)
Editor : Fendy Hermansyah