Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Titik Api Kebakaran di TPA Randegan Kota Mojokerto Sudah Berkurang, 10 Armada Damkar Masih Stand By

Farisma Romawan • Sabtu, 16 September 2023 | 17:20 WIB

FOKUS: Sekdakot Gaguk Try Prasetyo memberikan keterangan kepada sejumlah awak media.
FOKUS: Sekdakot Gaguk Try Prasetyo memberikan keterangan kepada sejumlah awak media.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Setelah dilakukan pembasahan nonstop sejak Selasa (12/9), Satlak Penanggulangan Bencana Kota Mojokerto menyebut dampak kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randegan, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari telah diminimalisir.

Setidaknya 60 persen dari total gunungan sampah yang terbakar kini telah padam. Sebanyak 10 armada damkar masih disiagakan hingga waktu yang belum ditentukan hingga titik api benar-benar padam menyeluruh.

Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo menyatakan, 10 armada damkar telah melakukan pembasahan secara bergantian dan secara terus menerus hingga kemarin.

Selain itu, dua ekskavator juga masih terus melokalisir area sampah yang terbakar dengan membuat parit. ’’Supaya mengantisipasi tidak terjadi perluasan area yang terbakar,’’ terangnya.

Di samping itu, alat berat juga sudah mulai bisa masuk ke gunungan sampah yang menjadi sumber api. Sehingga, kata dia, tumpukan sampah bisa terurai untuk upaya pemadaman yang ada di area dalam.

’’Karena api itu ada di permukaan dan di dalam gunungan sampah. Maka, pembasahannya dilakukan dari atas dan di dalam gunungan kita basahi dengan menyuntikkan pipa ke dalam tumpukan sampah,’’ ulas Ketua Satlak Penanggulangan Bencana Kota Mojokerto ini.

Dengan dua metode tersebut, Gaguk menyebut kondisi kebakaran di TPA Randegan kini sudah mulai terkendali. Diperkirakan, dampaknya kebakaran maupun timbulan asap sudah bisa ditekan.

’’Sekarang titik-titik api sudah mulai banyak yang berkurang, namun belum seluruhnya. Update dari petugas di lapangan, sekitar 60 persen gunungan yang di pinggir-pinggir sudah terurai dan padam. Tinggal menyisakan gunungan paling tinggi di sisi selatan,’’ tandas dia.

Karena itu, 10 unit damkar masih tetap disiagakan hingga jangka waktu yang belum ditentukan. Petugas juga telah dibagi menjadi 3 sif untuk melakukan pembasahan hingga dipastikan api benar-benar padam.

Dalam sehari, petugas bisa menghabiskan hingga 30 tangki air perharinya. ’’(Pembasahan) ini akan kita lakukan terus-menerus sampai habis,’’ papar Gaguk.

Selain itu, penanganan dampak asap juga masih disiagakan posko kesehatan dan dapur umum. Termasuk untuk menyuplai vitamin, masker, hingga bantuan oksigen juga telah diberikan ke warga yang membutuhkan.

Tambahan nutrisi juga telah digelontorkan ke BPBD Provinsi Jatim, mulai dari roti sebanyak 840 pcs, makanan siap saji sebanyak 200 buah, dan masker sebanyak 640 buah.

’’Kami targetkan dengan usaha keras supaya dapat terselesaikan secepat-cepatnya. Kalau hitungan waktunya sulit, karena kita tidak bisa mengukur produksi gas metana hingga saat ini dan sejauh mana bara api yang ada di dalam,’’ pungkas dia. (ram/far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #kebakaran #randegan #tpa #mojokerto