Khususnya bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) agar terus berkembang hingga menjadi usaha kreatif bernilai ekonomi tinggi.
Selain men-drill warganya dengan cara pemasaran produk yang unik kreatif, pemerintah kelurahan Mojosari juga menyediakan ruang pameran bagi UKM agar lebih dikenal.
Bahkan, tiga jenis usaha asli produk Mojosari kini telah tembus di level nasional, yakni aneka bucket bunga atau suvenir, aneka roti dan camilan, hingga minuman tradisional kemasan.
Meski baru setahun merintis, namun UKM binaan Kelurahan Mojosari ini sudah dilirik hingga pasar luar kota dan luar pulau.
Hal itu dibuktikan dari ribuan order yang ditawarkan ketiga produk di berbagai marketplace dan media sosial (medsos). Khususnya Tiktok yang kini merajai digital marketing lewat konten video.
’’Beberapa UKM sudah tembus pasar nasional dengan ribuan order. Sebelumnya, kami sudah berikan pelatihan bagaimana memproduksi konten kreatif cara memasarkan produk yang efektif,’’ ujar Lurah Mojosari, Agastya Yoga Rinaldhy.
Nah, agar potensi produk bisa lebih dikenal dan banyak dipesan, pihaknya juga tak segan mengikutsertakan produk UKM warganya di berbagai acara pameran, baik di dalam maupun luar Kabupaten Mojokerto.
Termasuk juga membuatkan ruang pameran sendiri saat perayaan hari-hari besar.
Tentunya dengan menyesuaikan bentuk produk dan jenis acaranya. Dengan turut serta dalam pameran, maka produk UKM Mojosari tidak sekadar dikenal, tapi juga dikenang oleh masyarakat luas.
Sehingga orang bisa terus memesan kembali tanpa ragu. Nah, hal ini yang terus dikembangkan agar bisa diikuti oleh produk UKM lainnya di Mojosari.
’’Kedepan, kami akan rutin membuat pameran produk UKM baik saat acara hari besar Islam ataupun saat acara pemerintahan,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah