Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemuda Mabuk lalu Ngamuk Bakar Kios, Warung, dan Rumah, Dilarikan ke RS karena Tangan dan Kaki Tersambar Api

Farisma Romawan • Rabu, 16 Agustus 2023 | 15:20 WIB

HANGUS: Petugas Damkar Kota Mojokerto menyemprotkan air ke kios dan rumah yang sengaja dibakar di Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon kemarin.
HANGUS: Petugas Damkar Kota Mojokerto menyemprotkan air ke kios dan rumah yang sengaja dibakar di Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon kemarin.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Satu rumah dan tiga warung di Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto hangus dilalap si jago merah, Selasa (15/8) siang.

Deny Eka Permana, 29, pelaku pembakaran empat bangunan itu justru tersambar api dari bahan bakar yang disiram ke salah satu warung.

Luka bakar yang diderita membuat pelaku dilarikan ke IGD RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk menjalani perawatan intensif tim medis.

Sebelum melakukan pembakaran, Deny yang ditengarai tengah mabuk ini sempat mencari sosok pria yang biasa dipanggil Nanang atau Genderuwo dengan nada emosi.

Pria bertato ini sekonyong-konyong masuk ke dalam kios minuman es teh  yang saat itu terdapat tiga perempuan di dalam, yakni Siti Alifah, 40, Siti Ratnawati, 17, dan Barni, 25.

Siti Alifah dan Siti Ratnawati adalah kerabat Nanang yang mendiami kios sekaligus rumah sederhana itu.

Sementara, Barni adalah tetangga kedua perempuan yang rumahnya berdempetan dengan kios. Namun sosok Nanang yang dicari warga Prajurit Kulon gang 1 tersebut tidak ada di dalam.

’’Dia (Deny Eka Permana, Red) itu nyari adiknya yang punya warung (Siti Alifah, Red), kami bilang tidak ada. Terus dia itu nggak percaya dan mengancam akan membakar kios,’’ ujar Barni.

Pelaku yang tidak percaya dengan jawaban ketiga perempuan kian emosi. Ia pun keluar dan mengambil dua botol bensin yang dijual di pinggir kios.

Bensin pun seketika disiramkan pelaku ke dalam hingga membuat ketiga perempuan ketakutan dan berlarian keluar kios.

Api pun disulut pelaku hingga berkobar tinggi. Namun nahas, pelaku ikut tersambar api. Kedua tangan dan kakinya tak luput dari panasnya si jago merah.

’’Pakai dua botol bensin terus disiram di dalam kios, terus disulut pakai korek,’’ tambahnya.

Melihat peristiwa tersebut, warga berbondong-bondong ikut menyelamatkan pelaku yang mengerang kesakitan akibat luka bakar yang dideritanya.

Termasuk ikut memadamkan api yang kian membumbung tinggi dan merembet ke warung sate, warung nasi goreng dan rumah milik Barni yang saling berhimpitan.

Tak berselang lama, tiga mobil Damkar dari Pemkot Mojokerto dan PT Dragon yang datang turut memadamkan api yang kian membesar.

Selang satu jam kemudian, api baru bisa dipadamkan setelah petugas dan warga berjibaku menyemprotkan air. Sementara pelaku, dilarikan warga bersama petugas Polsek ke IGD RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk ditangani tim medis.

’’Anak saya tadi lari sama yang punya warung. Tapi rumahnya ikut terbakar, terkena di bagian kamar mandi, ruang santai dan ruang tamu. Yang kebakar ada lemari sama genteng,’’ ujar Mulyono, ayah Barni. Peristiwa ini pun masih diselidiki petugas Polsek.

Sejumlah saksi beserta pemilik warung masih dimintai keterangan atas kronologi yang membuat empat bangunan luluh lantak dilalap api.

Termasuk pula motif dibalik aksi pelaku yang tega membakar kios setelah tak menemukan sosok Nanang yang tak lain rekannya sendiri.

’’Masih kami interogasi saksi-saksi dan yang bersangkutan. Sementara masih kami dalami dulu motifnya,’’ pungkas Kapolsek Prajurit Kulon, Kompol Sulkan. (far/ron)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#pemuda #kota #bakar kios #tersambar #ngamuk #api #mojokerto