Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kebakaran di Gunung Bekel Mojokerto Diduga Disebabkan Aktivitas Pekerjaan Ini, 15 Hektare Sabana Hangus

Yulianto Adi Nugroho • Senin, 14 Agustus 2023 | 14:00 WIB

TERTANGANI: Kobaran api yang membakar area Gunung Bekel di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, terlihat dari permukiman warga, Jumat (11/8).
TERTANGANI: Kobaran api yang membakar area Gunung Bekel di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, terlihat dari permukiman warga, Jumat (11/8).
Jalur Pendakian Kembali Dibuka

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Setelah dua hari ditutup karena mengalami kebakaran, pendakian Gunung Bekel di Kecamatan Trawas kembali dibuka, Minggu (13/8).

Kebakaran yang melanda sekitar 15 hektare sabana di area puncak anak Gunung Penanggungan itu diduga karena aktivitas pencari madu.

Indikasi penyebab kebakaran itu menjadi temuan tim gabungan pemadam. Salah satunya Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Seloliman yang melakukan penanganan kebakaran bersama BPBD Kabupaten Mojokerto, TNI/Polri, SAR Penanggungan, potensi relawan, dan warga.

Pengurus LMDH Seloliman Suwarno mengatakan, terbakarnya Gunung Bekel diduga kuat karena aktivitas manusia.

Tengara itu berasal dari bekas kebakaran pada pohon kering tempat bersarang lebah. ’’Pohon ini dibakar pencari madu,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (13/8).

Menurutnya, para pencari madu jamak ditemui di kawasan gunung yang masuk wilayah Desa Seloliman tersebut.

Mereka kerap membakar pohon tempat lebah berkumpul untuk mengambil madu. ’’Sudah sering kami beri sosialisasi agar tidak sembarangan bakar-bakar. Tapi kalau sudah kejadian seperti ini ya tidak ada yang mau mengaku,’’ keluhnya.

Kebiasaan memantik api kali ini berakibat fatal. Kobaran api meluas hingga menghanguskan hamparan ilalang.

Cuaca terik ditambah embusan angin kencang membuat kebakaran dengan cepat meluas. BPBD Kabupaten Mojokerto mencatat, total luas kebakaran mencapai 15 hektare lahan. Vegetasi yang terbakar berupa ilalang kering.

Suwarno menyebut, kebakaran ini melanda area puncak Gunung Bekel dengan ketinggian sekitar 1.238 mdpl.

Kebakaran yang terpantau sejak Jumat (11/8) sore itu baru tertangani Sabtu (12/8) dini hari. Pemadaman berlangsung secara manual melibatkan sekitar 50 personel.

Selama penanganan kebakaran, satu-satunya jalur pendakian Gunung Bekel di kawasan Petirtaan Jolotundo ditutup. Jalur tersebut dibuka sejak kemarin pagi setelah dipastikan tidak ada lagi titik kebakaran.

’’Termasuk jalur pendakian ke Gunung Penanggungan sempat ditutup karena dikhawatirkan masih merambat. Namun, sekarang sudah dipastikan aman dan kembali dibuka,’’ tandas Suwarno.

Sementara itu, Kapolsek Trawas Iptu Sutakat menyatakan, berdasarkan informasi pihak Perhutani, penanganan kebakaran di area hutan petak 1 wilayah RPH Ngoro, BKPH Penanggungan, KPH Pasuruan, itu dipastikan sudah tuntas.

Area kebakaran tidak meliputi jalur pendakian, melainkan kawasan lereng. (adi/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#kebakaran #gunung #mojokerto #bekelan