Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Proyek Taman Bahari Majapahit Kota Mojokerto Ditarget Empat Bulan Tuntas

Rizal Amrulloh • Senin, 24 Juli 2023 | 14:15 WIB

BAKAL BERUBAH: Kawasan Sungai Ngotok di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, yang dijadikan sebagai lokasi pembangunan proyek Taman Bahari Mojopahit.
BAKAL BERUBAH: Kawasan Sungai Ngotok di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, yang dijadikan sebagai lokasi pembangunan proyek Taman Bahari Mojopahit.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkot Mojokerto menargetkan  proyek Taman Bahari Mojopahit (TBM) di kawasan Sungai Ngotok, Kecamatan Prajurit Kulon tuntas akhir November mendatang.

Pasca peletakan batu pertama, proyek infrastruktur dengan nilai kontrak sebesar Rp 15,7 miliar ini akan langsung dikebut pekerjaannya.

Pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek TBM Ferry Hendry Koerniawan mengungkapkan, sejak berkontrak dengan PT Lingkar Persada per 14 Juli lalu, kontraktor asal Jakarta Selatan itu ditarget untuk menuntaskan pekerjaan 4,5 bulan.

”Jangka waktunya 140 hari (kalender), sehingga diperkirakan berakhir 30 November 2023,” terangnya kemarin.

Untuk mengebut pekerjaan, Ferry menyebut telah meminta komitmen pada rekanan untuk mengerjakan proyek secara keroyokan.

Karena pembangunan infrastruktur pariwisata anyar ini menyentuh sejumlah titik pekerjaan.

Mulai dari pembangunan gedung PIC atau pusat informasi, menara pandang, gazebo, stan kuliner, tempat parkir, hingga lanskap. T

ermasuk di titik peletakan batu pertama oleh Wali Kota Ika Puspitasari Selasa (18/7) yang akan dijadikan didirikan 18 unit bangunan kios cenderamata.

”Jadi langsung dikerjakan bersamaan. Karena nggak mungkin nunggu satu-satu selesai, tiap spot nanti ada pekerjanya sendiri-sendiri,” sebutnya.

Saat ini, lahan proyek yang dibangun di kawasan Jembatan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon ini masih dalam tahap pembersihan. Selanjutnya, kata dia, secara maraton akan dikerjakan pengurukan dan pembangunan fisik.

Ferry mengungkapkan, pihaknya juga mencari jalur alternatif sebagai akses keluar masuk material maupun peralatan proyek.

Mengingat, di sekitar lokasi TBM juga terdapat sejumlah paket proyek infrastruktur lainnya yang digulirkan bersamaan.

Antara lain tiga proyek jalan sebagai pendukung akses kendaraan menuju kawasan TBM.

Masing-masing menyasar pembangunan Jalan Raya Balongcangkring-Rejoto dengan nilai kontrak Rp 5,2 miliar; peningkatan Jalan Raya Blooto Utara Rp 2,6 miliar; serta peningkatan Jalan Raya Pulorejo dengan anggaran Rp 6 miliar. Ketiganya juga telah selesai proses lelang.

Sehingga, imbuh Ferry, akses menuju proyek nanti akan dialihkan melalui belakang Hutan Kota Pulorejo.

”Kita sudah mencari alternatif akses k ke area proyek agar pekerjaan lain tidak terganggu. Apalagi, kalau kendaraan urukan sudah mulai masuk nanti sehari bisa 10-15 kali,” pungkasnya.

Di samping itu, dua proyek pendukung pariwisata lainnya juga digulirkan tahun ini.

Yakni pembangunan gedung sentra industri kecil dan menengah (IKM) batik yang diplot anggaran Rp 15,8 miliar dan gedung pusat layanan usaha terpadu (PLUT) dengan pagu Rp 5,5 miliar. (ram/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#Majapahit #empat #kota #target #proyek #bahari #bulan #mojokerto #taman