Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dikbud Kota Mojokerto Gelar Festival Permainan Tradisional, Asah Kreativitas dan Nilai Budaya

Fendy Hermansyah • Selasa, 20 Juni 2023 | 13:55 WIB

 

PERMULAAN: Sejumlah peserta didik menyimak instruksi dewan juri sebelum memulai lomba bekelan.
PERMULAAN: Sejumlah peserta didik menyimak instruksi dewan juri sebelum memulai lomba bekelan.
DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto turut menyemarakkan Hari Jadi Ke-105 Kota Mojokerto dengan menggelar Festival Permainan Tradisional, di parkir timur Sunrise Mall Mojokerto, kemarin.

Kepala Dikbud Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, festival permainan tradisional dalam rangka semarak HUT Kota Onde-onde ini, berlangsung 19-23 Juni. Festival ini diawali dengan lomba bekelan antarsiswa SD-SMP se-Kota Mojokerto. ’’Festival lomba tradisional ini menampilkan sejumlah permainan tradisional yang mulai kita coba lestarikan agar lebih dikenal masyarakat,’’ ujarnya. 

DISELEKSI: Peserta dari lembaga SD se-Kota Mojokerto bersaing lomba bekelan dalam ajang festival permainan tradisional.
DISELEKSI: Peserta dari lembaga SD se-Kota Mojokerto bersaing lomba bekelan dalam ajang festival permainan tradisional.

Selain lomba bekelan, festival yang berlangsung sejak pukul 15.00 hingga 17.00 sore ini juga diisi dengan perlombaan permainan tradisional lainnya. Seperti lomba dakon yang dilaksanakan pada 21 Juni, lomba gobak sodor pada 22 Juni dan lomba sonda yang akan digulirkan pada 23 Juni nanti. ’’Seluruh pesertanya merupakan perwakilan pelajar SD-SMP se-Kota Mojokerto,’’ bebernya.

Selama pelaksanaan lomba peserta dan dewan juri mengenakan busana adat khas Mojokerto. Amin berharap, pelaksanaan festival lomba permainan tradisional ini tak sekadar mengasah kecerdasan dan emosional pada siswa. Melainkan juga membawa peningkatan keterampilan diri pada setiap peserta didik. ’’Permainan tradisional anak SD dan SMP ini juga untuk mengajarkan nilai-nilai budaya yang bertujuan akhir pada peningkatan keterampilan motorik dan kognitif anak," pungkasnya. (oce/ron)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#festival #permainan #kebudayaan #Nilai Budaya #kreativitas #tradisional #Kota Mojokerto #hari jadi #dinas pendidikan #ke-105