KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Arus kendaraan yang melintas di bypass Kota Mojokerto, khususnya dari arah Jombang menuju Surabaya masih akan tersendat. Pasalnya, pengerjaan pengecoran di jalan nasional tersebut diprediksi molor hingga awal Juni nanti. Alhasil, pengalihan arus kendaraan menuju Mojosari dan dalam Kota Mojokerto kembali diperpanjang.
Pengalihan ini turut berdampak pada situasi lalu lintas di ruas jalan dalam kota. Khususnya saat akhir pekan. Mulai Jumat sore hingga Minggu malam yang selalu dipadati kendaraan besar seperti bus hingga truk tronton.
KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota, Iptu Sukaren mengaku sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII terkait situasi tersebut. Pihaknya telah mendapat konfirmasi jika pengecoran masih membutuhkan waktu pengeringan sampai sepekan ke depan. Sehingga saat ini jalur tersebut belum bisa dilalui kendaraan besar. Khususnya jalur dari arah Jombang ke Surabaya mulai dari simpang lima Kenanten hingga simpang empat Sekarputih.
’’Kami sudah koordinasikan, informasinya pengecoran yang di simpang Sekarputih hingga perlintasan Kereta Api (KA) Gunung Gedangan akan berakhir di awal Juni nanti,’’ ujarnya. Karen tak mengelak, pengalihan arus ke dalam kota dan Mojosari menjadi satu-satunya solusi di tengah proses perbaikan jalan nasional tersebut.
Saat ini, arus lalu lintas di bypass masih berlaku di satu jalur saja, yakni untuk kendaraan dari arah Surabaya menuju Jombang. Dan cara itupun juga belum terlalu efektif lantaran proses pengecoran belum tuntas seratus persen. Sehingga kendaraan harus antre panjang sebelum bisa lepas dari jalur padat tersebut.
’’Sebenarnya kendaraan besar bisa langsung lewat tol dari Jombang menuju utara sungai,’’ keluhnya. Meski demikian, Karen masih mengupayakan agar beban dan volume tinggi di jalur dalam kota bisa tereduksi sepekan ke depan. Selain membatasi kendaraan lewat water barrier, pihaknya juga menyosialisasikan kepada pengemudi untuk melintasi bypass Jampirogo atau bisa melewati jalur utara sungai via simpang tiga Mlirip untuk kendaraan dari arah Surabaya. (far/ron)
Editor : Fendy Hermansyah