Seperti kemarin (26/5), DLH Kota Mojokerto menggandeng banyak kalangan untuk melakukan kegiatan Prokasih ini. Di antaranya Dinas PUPR2KP, relawan tagana, kelompok pramuka penggalang (SMA) serta warga sekitar. Kegiatan Prokasih kali ini menyasar daerah aliran Sungai Sadar di sekitar Jembatan Jalan Pahlawan. ’’Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut HUT Kota Mojokerto ke-105 dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia,’’ ujar Plt Kepala DLH Kota Mojokerto Amin Wachid.
Amin menambahkan, Prokasih merupakan program rutin DLH yang dilaksanakan rutin setiap dua bulan sekali. Pada 10 Februari lalu, pembersihan dilakukan di aliran Sungai Sadar. Tepatnya di jembatan Jalan Pahlawan dan dilanjutkan di sekitar jembatan Meri pada 10 Maret. ’’Ini sebagai ikhtiar menumbuhkan kesadaran masyarakat dan generasi muda untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan kelestarian lingkungan,’’ paparnya.
Amin menyatakan, kolaborasi DLH juga akan diperluas dengan menggandeng elemen masyarakat lainnya. Baik dari komunitas pencinta alam maupun warga yang peduli sampah. Terutama dari kelompok peserta didik karena menjadi bagian dari edukasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. ’’Selain mengedepankan kolaborasi, program bersih kali juga bisa menjadi bentuk edukasi bagi anak-anak sebagai generasi penerus nanti,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah