Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Permak Sepuluh Taman, DLH Kota Mojokerto Sentuh Rehabilitasi dan Dirikan Baru

Fendy Hermansyah • Sabtu, 20 Mei 2023 | 15:22 WIB
DIROMBAK: Taman Raya Suromulang, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon yang tahun ini masuk dalam sasaran rehabilitasi dengan memindahkan TPS. (Sofan Kurniawan/JPRM)
DIROMBAK: Taman Raya Suromulang, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon yang tahun ini masuk dalam sasaran rehabilitasi dengan memindahkan TPS. (Sofan Kurniawan/JPRM)
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkot Mojokerto bakal merombak sepuluh ruang terbuka hijau (RTH). Selain merehahabilitasi taman, salah satunya juga menyentuh finishing proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Mojokerto yang dirampungkan tahun ini.

Kabid Pertamanan Pelestarian Lingkungan Hidup dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto Indra Suryadiansyah mengatakan, proyek rehabilitasi taman alun-alun akan segera berkontrak. Pasalnya, paket dengan pagu anggaran Rp 1,1 miliar telah ditetapkan pemenang lelang. ’’Tinggal menunggu masa sanggah,’’ terangnya, kemarin.

Diperkirakan, proses tender akan tuntas di pengujung Mei ini. Sehingga, proyek lanjutan dari revitalisasi Alun-Alun Kota Mojokerto ini bisa digulirkan mulai Juni. DLH menargetkan pekerjaan fisik akan selesai paling lambat November mendatang. ’’Proses pengerjaannya sekitar lima bulan,’’ ulasnya.

Di tahap akhir proyek revitalisasi alun-alun kali ini bakal menyelesaikan pekerjaan kolam Surya Majapahit yang berada persis di bawah tugu. Selain itu, juga menyentuh pemasangan batu andesit pada bagian tangga dan lantai serta ornamen.

Selain itu, DLH juga melakukan rehabilitasi di sejumlah taman kota lainnnya. Di antaranya dengan merombak Taman Semeru. Ruang terbuka di Jalan Semeru, Kelurahan Wates itu akan dipoles dengan alokasi anggaran sebesar Rp 800 juta. ’’Untuk Taman Semeru saat ini masih proses kaji ulang pertama,’’ ujar Indra.

Hutan Kota Mojokerto di Kelurahan Pulorejo juga disasar pekerjaan perbaikan dengan plotting anggaran Rp 550 juta. DLH juga mengucurkan dana sebesar Rp 485 juta untuk merehabilitas Taman Raya Suromulang. RTH yang berada di Kelurahan Surodinawan ini akan dipercantik karena selama ini tampak kumuh lantaran berdampingan dengan tempat pembuangan sampah sementara (TPS). ’’Rehabilitasi Taman Suromulang ini akan kami barengi dengan pemindahan TPS-nya,’’ tandas dia.

Di samping perbaikan, juga dibangun taman baru di eks Pasar Ayam Prapanca, Kelurahan Mentikan yang dianggarkan Rp 1 miliar. RTH baru juga dilakukan dengan membangun taman di beberapa titik lainnya.

Yakni pembangunan Taman Kedungsari, Kelurahan Gununggedangan; Taman Panderman, Kelurahan Wates; Taman Sekarputih, Kelurahan Kedundung; serta Taman Suromulang Dalam dan Suromulang Timur, Kelurahan Surodinawan. Masing-masing merupakan proyek kategori pengadaan langsung dengan alokasi kurang dari Rp 200 juta. ’’Saat ini masih proses perencanaan, kami upayakan Oktober bisa selesai semua pengerjaan taman,’’ pungkas dia. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #dinas lingkungan hidup #Pemkot Mojokerto #Mojopahit #Pemkab Mojokerto #dipermak #trawas #pacet #kerajaan majapahit #taman kota #Kota Mojokerto #dlh #mojokerto #soekarno #trowulan #onde-onde