Kedatangan tim penilai diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Heryana Dodik Murtono di Pendapa Sabha Mandala Tama, Kantor Wali Kota Mojokerto, Jalan Gajah Mada 145, Kota Mojokerto. Turut mendampingi Kepala Dinsos P3A, Kepala Dinas Kesehatan P2KB, Camat Prajurit Kulon, Lurah Surodinawan, serta Ketua PKK Kota Mojokerto.
Ketua tim penilai Ulfainun Harsono mengungkapkan, lomba PKK Sehat Lestari lebih bersifat pembinaan bagi para kader PKK di daerah. Sedangkan untuk kunjungan lapangan dilakukan guna mencocokkan data. ”Kita intinya adalah pembinaan yang berkelanjutan dengan ibu-ibu kader PKK, sehingga program kesehatan di Jawa Timur dan di Indonesia akan berjalan dengan baik dan lancar dan meningkatkan balita-balita kita menjadi yang berkualitas,” ujarnya.
Terkait hasil kunjungan lapangan, perempuan yang akrab disapa Ulfa ini menjelaskan, Kota Mojokerto bisa memenuhi harapan tim penilai. Dan, hasilnya akan menjadi diskusi lebih lanjut karena dari tiga kota di Jatim, baru dua kota yang telah dilakukan peninjauan lapangan. ”Semoga yang kita harapkan dari tim kami sudah terpenuhi semuanya tinggal nilai saja, karena masih diskusi dan masih ada 1 kota yang penilaiannya baru dilakukan besok (hari ini, Red),” paparnya.
Pada kesempatan ini, Ulfa juga mengapresiasi semangat para kader PKK Kota Mojokerto. ”Kota Mojokerto kota kecil namun semangat kadernya luar biasa, kelurahan juga bersih, persiapan administrasinya dan para perangkat juga antusias sekali,” pungkas Ulfa. Untuk diketahui, sebelum ditetapkan menjadi tiga besar, Kota Mojokerto telah melakukan pengumpulan data dan monitoring administrasi selama bulan Januari-Maret 2023. (ram/ron/adv)
Editor : Fendy Hermansyah