Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

HUT Ke-90 Gereja Katolik Paroki St Yosef Mojokerto Dihadiri Dua Kepala Daerah

Fendy Hermansyah • Rabu, 3 Mei 2023 | 12:51 WIB
MONUMEN: Wali Kota Ika Puspitasari dan Bupati Ikfina Fahmawati turut menghadiri peletakan batu pertama monumen di Gereja St Yosef Kota Mojokerto, Selasa (2/4). (Indah Oceananda/JPRM)
MONUMEN: Wali Kota Ika Puspitasari dan Bupati Ikfina Fahmawati turut menghadiri peletakan batu pertama monumen di Gereja St Yosef Kota Mojokerto, Selasa (2/4). (Indah Oceananda/JPRM)
Letakkan Batu Pertama Monumen

HUT ke-90 Gereja Katolik Paroki Santo Yosef Mojokerto yang diperingati Senin (1/5) lalu terbilang istimewa. Pasalnya, perayaan ulang tahun itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan monumen Santo Yosef Pelindung Gereja Katolik Paroki St. Yosef Mojokerto.

Photo
Photo


Uniknya lagi, simbolis tersebut langsung dihadiri oleh dua kepala daerah, Bupati Ikfina Fahmawati dan Wali Kota Ika Puspitasari. Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Mojokerto dengan ucapan selamat ulang tahun ke-90 untuk Gereja Katolik Paroki Santo Yosef Mojokerto. Wali kota juga memberikan apresiasi peran para jemaat Gereja Katolik Santo Yosef Mojokerto dalam mewujudkan keharmonisan umat beragama di Mojokerto Raya. ’’Kita dianugerahi Harmoni Award. Itu bentuk apresiasi bahwa di kota kecil ini kita mampu menjaga harmonisasi dan toleransi seluruh umat beragama,’’ ujar Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Photo
Photo


Ning Ita menyatakan, Gereja Paroki Santo Yosef telah ditetapkan sebagai cagar budaya karena bangunannya memiliki nilai sejarah tinggi. Itu selaras dengan upaya Kota Mojokerto menuju kota wisata berbasis sejarah dan budaya. ’’Gereja Paroki Santo Yosef kita tetapkan sebagai bangunan cagar budaya karena memiliki histori yang cukup kental dengan masa kolonial Belanda. Dan, ini akan menjadi salah satu referensi wisata sejarah religi yang ada di Kota Mojokerto,’’ terangnya.

Dalam kegiatan itu, Bupati Ikfina dan Ning Ita berkesempatan menyapa dan berdialog dengan masyarakat jemaat Gereja Katolik Paroki Santo Yosef Mojokerto. Ketua Panitia Peringatan HUT ke-90 Paroki St. Yosef Mojokerto Stephanus Dwi Hendro K. menuturkan, tema perayaan ulang tahun kali ini bertajuk Bersama Santo Yosef Mewujudkan Gereja Rumah Tangga atau Ecclesia Domestica.

Photo
Photo


Pihaknya berharap umat Katolik Paroki St. Yosef dapat meneladani Santo Yosef terutama dalam membina keluarga. ’’Santo Yosef adalah pribadi pekerja keras, pelindung keluarga yang setia. Maka, harapan dari peringatan HUT ke-90 ini, semoga umat Katolik Paroki St. Yosef dapat meneladani Santo Yosef terutama dalam keluarga sesuai temanya. Sehingga umat Katolik Paroki St. Yosef selalu hidup dengan guyub, rukun, penuh pelayanan dan misioner,’’ tutupnya. (oce/fen/adv)
Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #Pemkot Mojokerto #Mojopahit #Pemkab Mojokerto #trawas #bupati #pacet #kerajaan majapahit #paroki #wali kota #santo yosef #Kota Mojokerto #mojokerto #gereja st yosef #soekarno #trowulan #onde-onde