Ketua Pengamanan Lebaran 2023 Tol Jomo, Nobel Danial Muhammad mengatakan, peningkatan arus kendaraan di tol akan dirasakan sejak H-3 Lebaran, atau Rabu (19/4) besok. Di mana, sebagian besar masyarakat sudah merasakan cuti Lebaran, sehingga waktu yang tersisa di ramadan dimanfaatkan untuk mudik ke kampung halaman.
’’Meningkatnya (volume kendaraan, Red) mungkin sejak H-3 Lebaran. Dan puncaknya diprediksi pada hari kedua Lebaran atau tanggal 23 April,’’ ujarnya. Dari prakiraan itu, Nobel turut mengestimasikan jumlah kendaraan yang akan lalu lalang di hari puncak nanti, baik dari Jombang menuju Mojokerto atau sebaliknya. Yakni mencapai 88 ribu unit dengan kendaraan roda empat yang paling mendominasi.
Dari peningkatan itu, pihaknya telah mengantisipasi sejumlah kendala yang akan menghambat arus lalu lintas, khususnya di sejumlah pintu tol. Dengan menambah 12 mobile reader yang akan digunakan untuk kelancaran transaksi ketika terjadi kepadatan. Termasuk dengan menambah 3 mobil patroli, 1 mobil rescue, 2 unit ambulan, serta 6 mobil derek juga satuan PJR dari kepolisian yang akan membantu pengamanan.
Tak hanya itu, untuk memantau perkembangan arus lalu lintas setiap saat, Astra tol juga melengkapi kamera pemantau sebanyak 124 CCTV (close circuit television) baik di jalur tol, rest area maupun gerbang tol. ’’Termasuk di rest area akan disiagakan fasilitas bengkel, Pertashop hingga stasiun pengisian kendaraan listrik ultra fast charging gratis,’’ tambahnya.
Nobel mengaku, persiapan mudik Lebaran di tol Jomo sudah berlaku mulai H-10 hingga H+10 Lebaran. Peningkatan volume sendiri didasari pada membaiknya situasi ekonomi masyarakat sejak awal tahun 2023. Termasuk juga dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga mobilitas masyarakat semakin tinggi.
’’Selain pemudik dari luar daerah, peningkatan volume juga akan disumbangkan pemudik lokal yang akan merasakan Lebaran dengan sanak saudara menggunakan jalur tol,’’ pungkasnya. (far/ron)
Editor : Fendy Hermansyah