Ning Ita, sapaan akrab wali kota menyampaikan ucapan terima kasih terhadap jajaran Korpri Kota Mojokerto yang bersinergi bersama Baznas Kota Mojokerto dalam penyaluran zakat dan infak tahun 2023. ”Dalam kesempatan seperti ini merupakan sebuah momentum yang sangat strategis bagi kita semuanya yang diberikan kecukupan, kelebihan dari sisi material untuk men-tasyaruf-kan kepada saudara-saudara kita yang tidak seberuntung kita agar merasakan kebahagiaan yang sama,” ungkapnya.
Penyerahan sekaligus penyaluran zakat fitrah dan infak berupa beras atau paket sembako melalui Baznas Kota Mojokerto disalurkan kepada ribuan warga dan pegawai non-ASN. Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin yang dilakukan Korpri Kota Mojokerto.
Sementara itu, Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo yang merupakan Ketua Dewan Pengurus Korpri Kota Mojokerto menambahkan, penyaluran zakat fitrah yang dilakukan melalui Baznas Kota Mojokerto akan dirupakan berupa beras. Sementara untuk infak diberikan kepada non-ASN di Kota Mojokerto berupa bingkisan Lebaran. ”Selain kewajiban sebagai umat muslim, ini juga sebagai upaya menumbuhkan jiwa sosial anggota Korpri terlebih pada saat bulan Ramadan seperti ini,” ulasnya.
Gaguk merinci, total uang sebesar Rp 128.930.000 merupakan penerimaan zakat fitrah dan infak dari sekitar 2.500 orang ASN se-Kota Mojokerto yang menyisihkan penghasilannya. Yakni terdiri dari Rp 81.816.000 yang diperuntukkan untuk zakat fitrah kepada 1.948 orang dengan total beras 5.064,8 kilogram (kg). ”Baik warga maupun non-ASN semua dapat masing-masing 2,6 kilogram,” tandas Gaguk.
Sedangkan penyaluran infak senilai Rp 47.114.000 yang disalurkan untuk 1.600 pegawai non-ASN di lingkungan Pemkot Mojokerto pada Selasa (18/4) nanti. Masing-masing menerima dalam bentuk bingkisan sembako. ”Kita upayakan setiap tahun ada peningkatan isi bingkisannya. Nah, untuk meningkatkan isi dari bingkisan itu kita masih support juga dari anggaran KORPRI,” pungkasnya. (ram/ron/adv)
Editor : Fendy Hermansyah