Beragam menu takjil dijajakan di sepanjang jalan ini, tiap sore hari menjelang buka puasa. Bahkan, ada beberapa masyarakat dari daerah Jombang dan Sidoarjo yang kerap mendatangi pasar ini.
Dari pantauan di lapangan, keramaian mulai nampak pukul 16.30 sore. Selain ibu dan para pekerja yang sudah pulang kerja, banyak pula santri dan rombongan keluarga silih berganti datang ke lapak penjual untuk membeli makanan yang dijajakan pedagang. Mulai dari makanan ringan seperti gorengan, getuk, donat, sempolan, hingga cimol.
Kemudian banyak dijajakan sayuran seperti sayur bening, sayur asem, opor, lodeh, pecel, soto hingga lauk pauk seperti telur, botok, dan ayam. Untuk menyegarkan tenggorokan saat berbuka puasa, banyak pula dijajakan menu minuman seperti es buah, es cendol, es tebu, es kolak. ”Ya sekalian refreshing saja, nyari makanan sampai sini. Soalnya disini menu takjilnya beragam,” ujar Wiwik, salah satu pembeli asal Jombang.
Salah satu pedagang gorengan, Rutini mengatakan, keramaian pedagang maupun pembeli di bulan Ramadan tahun ini lebih banyak dua kali lipat dibandingkan saat awal pandemi Covid-19. Terlebih, saat itu juga masih dilakukan pembatasan oleh pemerintah, sehingga mengharuskan para penjual tak bisa leluasa seperti saat ini. ”Syukur tahun ini berjalan normal lagi seperti sebelum Covid-19, kadang sebelum tarawih gitu, dagangan saya sudah habis. Alhamdulillah,” paparnya. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah