Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah menegaskan, Sinergi Smart Info Harga ini bagian dari Sistem Informasi Pendataan Elektronik Perdagangan dan Industri serta Marketplace (Sinergi Smart) yang jadi andalan Pemkab Mojokerto. Inovasi ini menjadi solusi pemda dalam pemantauan dan pengendalian inflasi kebutuhan pokok yang tersebar di 18 kecamatan. ’’Melalui aplikasi Sinergi Smart Info Harga ini, tiap hari kami bisa update harga kebutuhan pokok yang tersebar di dua puluh pasar,’’ ungkapnya.
Sehingga, hemat Iwan, melalui update harga ini, tim pengendali inflasi daerah bisa gerak cepat dalam mengambil langkah untuk mengintervensi lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi di pasaran. ’’Salah satunya yang kami lakukan menggencarkan operasi pasar dengan menjual kebutuhan pokok lebih murah,’’ tegasnya.
Aplikasi yang tersedia di android dan IOS ini bisa diunduh semua masyarakat melalui gadget. Dengan kata kunci, Sinergi Smart. Sehingga, masyarakat bisa mengetahui secara mudah harga komoditas yang dijual di pasaran. ’’Aplikasi ini juga kita integrasikan dengan nomor WhatsApp forkopimda. Secara otomatis mereka setiap hari juga mendapatkan laporan naik dan turunnya harga kebutuhan pokok di pasar,’’ katanya.
Juga terintegrasikan dengan Badan Pusat Statistik, Bulog, serta TPID. Mulai dari Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Muhammad Albarraa, Sekdakab Teguh Gunarko, hingga tim satgas pangan daerah. ’’Prinsipnya update harga tiap hari ini menjadi hal yang penting untuk pengendalian inflasi daerah. Dari update harga ini kita bakal tahu komoditas mana saja yang mengalami kenaikan, sehingga bisa kita sikapi dengan cepat dan terukur,’’ jelasnya.
Tak sekedar itu, pihaknya juga kembangkan aplikasi untuk bisa terpantau di sejumlah kawasan publik melalui monitor TV. Seperti di ruang tunggu kantor Pemkab Mojokerto. Bahkan, jika dimungkinkan akan dipasang di setiap kawasan pasar agar ini menjadi akses masyarakat mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok tiap harinya. (ori/ron)
Editor : Fendy Hermansyah